Bukittinggi, fajarharapan.id – Peringatan Hari Keselamatan Transportasi 2025 di Kota Bukittinggi diwarnai kegiatan doa bersama dan pembagian helm gratis kepada masyarakat yang hadir di Kantor Bersama Samsat Bukittinggi, Jumat (19/9/2025).
Agenda yang diinisiasi Jasa Raharja Cabang Bukittinggi ini mendapat dukungan penuh dari unsur Tim Pembina Samsat, termasuk kepolisian, Bapenda, dan UPTD. Seluruh pihak menegaskan bahwa menurunkan angka kecelakaan hanya mungkin tercapai apabila ada kepatuhan bersama terhadap aturan lalu lintas.
Kepala Jasa Raharja Cabang Bukittinggi, Fravasta Andreas, menilai kondisi lalu lintas di Bukittinggi cukup padat, terutama karena kota ini merupakan destinasi wisata populer. “Kepadatan kendaraan wisatawan ditambah lalu lintas harian warga membuat risiko kecelakaan cukup tinggi. Karena itu, penggunaan helm harus dipandang sebagai kebutuhan mendasar, bukan sekadar pelengkap,” ungkapnya.
Usai doa bersama, helm dibagikan secara simbolis kepada wajib pajak dan pengendara yang datang ke Samsat. Program ini menjadi kelanjutan kampanye keselamatan yang sebelumnya dilakukan melalui pemasangan spanduk imbauan di jalur-jalur rawan kecelakaan di Bukittinggi, Agam, dan Tanah Datar.
Kasatlantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur Rahman, menambahkan bahwa kegiatan ini juga relevan dengan kondisi jalur utama Padang–Bukittinggi yang kerap padat dan berisiko tinggi. “Budaya tertib lalu lintas tidak bisa muncul instan, harus dibiasakan setiap hari. Sinergi seperti ini sangat penting agar masyarakat semakin sadar,” ujarnya.
Kegiatan yang digelar serentak di 92 Kantor Bersama Samsat seluruh Indonesia ini mengusung tema nasional “Satu nyawa terlalu banyak, Jasa Raharja bersama kita semua peduli keselamatan lalu lintas.”
Melalui momentum tersebut, Jasa Raharja Bukittinggi kembali mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai budaya kolektif. Pesan ini ditegaskan bukan hanya lewat kata-kata, tetapi juga lewat aksi nyata yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.(*)






