Wali Kota Pariaman Berangkatkan 15 Mahasiswa Sagasaja Plus ke Bandung Putus Rantai Kemiskinan dengan Pendidikan

Kota Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. Lewat program unggulan Satu Keluarga Satu Sarjana (SAGA SAJA) Plus, sebanyak 15 mahasiswa asal Pariaman resmi diberangkatkan ke Universitas Nasional (UNAS) PASIM Bandung, Rabu (17/9/2025).

Pelepasan mahasiswa ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi di Halaman Balaikota.

Dalam sambutannya, Yota menegaskan pendidikan adalah kunci utama memutus mata rantai kemiskinan.

“Mereka miskin karena tidak berpendidikan, tidak berpendidikan karena miskin. Rantai ini hanya bisa diputus dengan pendidikan. Melalui program Saga Saja Plus, kami ingin membuka jalan anak-anak Pariaman menuju masa depan lebih baik,” ujarnya.

Yota Balad menyebut UNAS PASIM Bandung menjadi pilihan karena selain kualitas akademiknya. Kampus ini juga menyediakan peluang kerja bagi lulusan.

“Alhamdulillah, 15 anak terbaik hasil seleksi kita berangkat hari ini. Belajarlah sungguh-sungguh, raih IPK di atas 3,2, jaga nama baik keluarga dan daerah. Pendidikan ini adalah tiket kalian untuk mengubah nasib,” pesannya.

Ucapan terima kasih mengalir dari para orang tua. Salah satunya, Ibu dari Rici Pahlevi, warga Desa Sikapak Barat, yang berharap anaknya bisa mengangkat derajat keluarga.

“Terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah memberi kesempatan emas ini,” ucapnya haru.

Sementara itu, mewakili mahasiswa, Dede Jurnal Kurniadi dari Desa Air Santok berjanji akan belajar keras dan pulang membawa prestasi.

“Kami akan berusaha sebaik mungkin agar bisa membanggakan Kota Pariaman dan orang tua,” katanya penuh semangat.

Program SAGA SAJA Plus telah menjadi kebanggaan Kota Pariaman, sekaligus langkah nyata pemerintah daerah memastikan bahwa pendidikan tinggi bukan lagi mimpi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.(r-mak).