Jasa Raharja Sumbar Hadiri Pelantikan Pengurus MTI Sumbar 2025–2028, Angkat Isu Transportasi Berkelanjutan di Ranah Minang

Padang, fajarharapan.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Sumatera Barat kini memiliki nakhoda baru. Kepengurusan periode 2025–2028 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Auditorium Istana Gubernuran Sumbar, Kamis (11/9/2025). Kegiatan tersebut dirangkai dengan seminar bertajuk “Lesson Learned Implementasi Angkutan Aglomerasi” yang menghadirkan beragam pemangku kepentingan.

Sebagai bagian dari jejaring nasional, MTI Sumbar diharapkan mampu memperkuat kontribusi daerah dalam merancang sistem transportasi yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan mengedepankan keselamatan. Organisasi ini juga menjadi wadah akademisi, praktisi, hingga pemerhati transportasi untuk bersama-sama memberikan masukan konstruktif bagi kebijakan publik.

Kehadiran Jasa Raharja Sumatera Barat pada momentum penting tersebut menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Kepala Cabang Jasa Raharja Sumbar, Teguh Afrianto, menyampaikan bahwa MTI memiliki peran vital dalam membantu pemerintah merumuskan solusi transportasi yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.

“MTI bisa menjadi mitra strategis bagi semua pihak. Persoalan transportasi tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga menyangkut keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan. Karena itu Jasa Raharja siap bergandengan tangan untuk mewujudkan sistem transportasi yang aman dan nyaman di Sumbar,” ujar Teguh.

Ia menegaskan, Jasa Raharja terus berupaya mendorong budaya keselamatan di jalan, serta siap bekerja sama dalam program edukasi, sosialisasi, maupun inovasi transportasi. “Harapan kita, Sumbar tidak hanya menjadi pengguna, tapi juga pelopor dalam menghadirkan sistem transportasi yang lebih modern dan ramah lingkungan,” tambahnya.

Pelantikan pengurus MTI Sumbar juga dihadiri unsur pemerintah daerah, akademisi, dan praktisi transportasi. Kehadiran mereka diharapkan memperkaya diskusi dalam seminar, sehingga melahirkan gagasan konkret yang bisa langsung diaplikasikan dalam pembangunan transportasi, baik di kota maupun kawasan aglomerasi.

Dengan formasi pengurus baru ini, MTI Sumatera Barat diproyeksikan menjadi motor penggerak dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Komitmen yang diusung adalah menciptakan ekosistem transportasi yang tidak hanya efisien secara teknis, tetapi juga berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat luas.(*)