Jakarta – Volkswagen (VW) memperkenalkan konsep mobil listrik terbaru bernama ID.CROSS menjelang ajang pameran otomotif Munich, Jerman. Model sedan crossover kompak ini direncanakan resmi dipasarkan pada musim panas 2026, dengan banderol yang diperkirakan ramah di kantong untuk menantang dominasi produsen mobil listrik asal Tiongkok.
Mobil listrik ini diproyeksikan dijual dengan harga sekitar €28.000–€30.000 atau setara Rp537,6–Rp576 juta. Dengan kisaran harga tersebut, ID.CROSS diposisikan sebagai salah satu EV paling terjangkau di jajaran Volkswagen sekaligus menyasar konsumen yang mencari mobil listrik praktis pada 2025–2026.
Secara dimensi, ID.CROSS Concept memiliki panjang 4,16 meter dan lebar 1,84 meter—mirip dengan VW T-Cross yang saat ini beredar. Mobil ini dibangun menggunakan platform terbaru MEB+ yang sudah dibekali perangkat lunak generasi baru. Tenaganya bersumber dari motor listrik di bagian depan dengan daya mencapai 211 PS (208 bhp), dan diperkirakan mampu menempuh jarak hingga 420 km dalam sekali pengisian baterai.
Selain ID.CROSS, Volkswagen juga tengah menyiapkan model ID.Polo dengan harga lebih murah, sekitar €25.000 (Rp480 juta). Kehadiran kedua model ini menjadi bagian dari strategi VW untuk tetap kompetitif di pasar kendaraan listrik global, terutama menghadapi tekanan dari produsen Tiongkok dan risiko penurunan margin keuntungan.
Di sisi lain, VW juga mengumumkan langkah efisiensi besar-besaran di Jerman, termasuk memangkas lebih dari 35.000 tenaga kerja serta mengurangi kapasitas produksi guna menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.(BY)






