Jakarta – Ratusan warga Pati mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (1/9/2025), menuntut agar Bupati Pati, Sudewo, segera ditetapkan sebagai tersangka.
Rombongan warga berangkat dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Minggu malam (31/8/2025) dan tiba di Jakarta menggunakan beberapa bus. Mereka tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan bergerak menuju depan Gedung Merah Putih KPK dengan membawa spanduk bertuliskan tuntutan agar Sudewo diproses hukum terkait dugaan korupsi pengadaan pembangunan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan periode 2018–2022.
Saat berjalan menuju lokasi, massa berteriak, “Tangkap Sudewo, tangkap Sudewo!” dan beberapa orator menegaskan bahwa kedatangan mereka dilakukan secara damai. Massa juga berselawat dan mengangkat poster berisi desakan agar KPK segera menindaklanjuti kasus tersebut.
Polemik ini bermula ketika Bupati Sudewo menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen, yang memicu penolakan dari masyarakat karena dianggap membebani rakyat. Meski desakan agar mundur terus muncul, Sudewo menegaskan komitmennya untuk tetap memimpin dan membangun Kabupaten Pati.
“Saya istikamah, saya akan amanah untuk membangun Kabupaten Pati sebaik-baiknya,” ujar Sudewo saat berada di Gedung KPK pada Rabu (27/8/2025). Ia juga mengimbau masyarakat tetap bersatu dan menjaga perdamaian di tengah polemik ini.(des*)






