Solok – Kebakaran lahan kembali melanda Kabupaten Solok. Kasi Ops Damkar Kabupaten Solok, Zulhemi Bosy, mengungkapkan bahwa dalam satu hari, Sabtu (30/8/2025), tercatat lima titik kebakaran terjadi di empat nagari berbeda.
“Dalam satu hari, kami menerima laporan kebakaran di lima titik di wilayah Kabupaten Solok,” ujarnya.
Kebakaran tersebut meliputi kawasan Jorong Mudik Aia, Nagari Panyakalan Kecamatan Kubung, Jorong Jambu Nagari Kacang, serta wilayah Nagari Tikalak dan Nagari Koto Sani di Kecamatan Sepuluh Koto Singkarak.
Laporan kebakaran mulai diterima siang hari, sementara proses pemadaman baru rampung pada malam harinya. Puluhan personel diturunkan dengan dua unit mobil pemadam dari pos Sumani dan Arosuka, serta dua kendaraan rescue dari BPBD Kabupaten Solok.
Akibat insiden ini, sekitar 5,5 hektare lahan milik lima warga hangus terbakar. BPBD Kabupaten Solok mencatat, kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hampir terjadi setiap hari, khususnya di wilayah utara daerah tersebut.
“Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Jangan menyalakan api sembarangan atau membuang puntung rokok di area terbuka, karena dapat memicu kebakaran,” imbau Kalaksa BPBD Solok, Irwan Effendi.
Di sisi lain, petugas di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala saat pemadaman. Mulai dari selang air yang bocor, alat pelindung diri (APD) yang belum memadai, tekanan air dari nozel yang lemah, hingga akses jalan sulit dan keterbatasan sumber air.(des*)






