Kotim  

Pemkab Kotim Gelar Seminar Kebangsaan, Generasi Muda Diajak Rawat Persatuan

Sampit, fajarharapan.id  – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menggelar seminar kebangsaan dengan tema “Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah, Jalan Menuju Persatuan dan Kemajuan Bangsa”. Acara ini berlangsung di Gedung Serbaguna Sampit, Selasa (26/8/2025), dan diikuti ratusan pelajar SMA sederajat serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di daerah tersebut.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim, Masri, menegaskan pentingnya semangat persaudaraan baik dalam ikatan keagamaan maupun kebangsaan sebagai pondasi untuk membawa bangsa menuju kemajuan. “Ukhuwah adalah pengingat bagi kita semua. Jika persaudaraan terjaga, pembangunan akan berjalan lancar, kesejahteraan meningkat, dan generasi muda tumbuh dalam suasana damai serta bermartabat,” ucapnya.

Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Masri menilai, delapan dekade merupakan usia yang matang bagi Indonesia untuk semakin dewasa, kuat, dan mandiri. Namun, kemerdekaan hanya bermakna jika diisi dengan karya nyata dan kontribusi positif dari seluruh rakyat.

“Kecintaan pada tanah air bukan hanya ditunjukkan lewat upacara atau simbol-simbol formal. Lebih penting adalah kerja tulus, karya ikhlas, serta kontribusi sesuai peran dan profesi masing-masing,” tambah Masri.

Kotim sendiri disebut sebagai miniatur Indonesia karena dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, agama, dan budaya yang beragam. Kerukunan yang sudah terjalin sejak lama menjadi warisan berharga yang harus terus dipelihara demi kelancaran pembangunan daerah.

Untuk memperkaya wawasan para peserta, Pemkab Kotim menghadirkan narasumber utama Dr. Habib Segaf Bin Hasan Baharun. Ulama muda kelahiran Malang, 7 Juni 1974 itu, merupakan putra dari pendiri Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) Bangil, Habib Hasan Baharun. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di bawah asuhan sang ayah sebelum melanjutkan studi ke Timur Tengah pada 1994.

Dalam ceramahnya, Habib Segaf mengajak peserta memahami bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari iman, sementara ukhuwah adalah kunci menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pemikirannya yang luas mengenai keislaman dan kebangsaan disambut antusias oleh para pelajar dan mahasiswa.

Seminar kebangsaan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat generasi muda Kotim untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.(Av/M)