Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang baru, menggantikan Komjen Pol. Prof. Rycko Amelza Dahniel.
Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/8/2025), berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 117/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Tinggi di Lingkungan BNPT.
Selain Eddy Hartono, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat tinggi negara lainnya, antara lain:
Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)
Laksdya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola antai Utara Jawa
Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro sebagai Wakil Kepala Otorita Pantura
Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Industri Mineral
Suharto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk negara sahabat dan organisasi internasional, yakni:
Tofery Primada Soetikno (Meksiko)
Dwisuryo Indroyo Soesilo (Amerika Serikat)
Andhika Chrisnayudhanto (Brasil)
Abdul Kadir Jaelani (Jerman)
Judha Nugraha (Uni Emirat Arab)
Imam As’ari (Ekuador)
Umar Hadi (PBB dan ISA di New York)
Sidharto Reza Suryodipuro (PBB dan WTO di Jenewa)
Seluruh pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo, berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan.
Acara pelantikan juga dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sejumlah menteri, dan pejabat tinggi lainnya, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Mendagri Tito Karnavian, Menkomdig Meutya Hafid, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.(des*)






