UNP Sulap Ibu-Ibu Nagari Jadi “Juragan Minyak Klentik” Sehat Bernilai Ekonomi Tinggi

Padang Pariaman – Dari dapur sederhana di Nagari Sikucur Tengah, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, akan bersemi dengan harapan baru masa depan melalui produk “minyak Klentik” untuk pergerakan kemandirian ekonomi pedesaan.

Universitas Negeri Padang (UNP) hadir bukan sekadar membawa teori, tapi juga solusi nyata. Mereka menggembleng kaum ibu agar mahir memproduksi minyak kelapa murni sehat, minyak klentik dengan teknologi Hot Oil Immersion Drying.

Halaman Kantor Wali Nagari Sikucua Tengah di Korong Durian Gadang yang biasanya lengang, pada Sabtu (23/8/2025) mendadak riuh penuh semangat.Karena dipadati peserta pelayiham yang langsung praktek mengolah minyak kelapa murni jenis minyak kletik.

Puluhan ibu-ibu menyimak serius arahan tim ahli UNP, mencoba, dan berulang kali mengulangi setiap tahapan produksi minyak kletik. Bagi mereka, pelatihan ini bukan sekadar keterampilan tambahan, melainkan tiket menuju kemandirian ekonomi rumah tangga.

“Minyak kelapa hasil olahan ini sehat jenis kletik, tidak mengandung kolesterol tinggi, dan punya nilai ekonomi besar. Kami ingin ibu-ibu bisa menjadikannya produk unggulan nagari,” tegas Ketua Tim PIPN UNP, Prof. Dr. Ir. Arwizet K, S.T, M.T. kepada Wartawan media ini di lokasi, usai pembukaan.

Tak berhenti pada produksi, UNP juga berkomitmen membantu pemasaran minyak kletik nantinya. Dengan permintaan pasar terhadap minyak kelapa murni kletik yang sangat besar pangsa pasarnya. Ini tentu merupakan peluang emas terbuka lebar. Dari meja makan keluarga hingga industri kesehatan, minyak klentik punya pasar yang menjanjikan.

Program Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN) ini menjadi bukti implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Yakni ilmu, pengabdian, dan inovasi bersatu untuk rakyat. Karena, setiap Dosen diwajibkan melakukan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut.

Kegiatan ini merupakan salahsatu bentuk untuk lebih mendekatkan UNP kepada masyarakat. Sehingga UNP kian dikenal dan merasa dekat dihati bagi warga masyarakat secara keseluruhan.

Kini, sangat beruntung terpilihnya ibu-ibu Nagari Sikucur Tengah, V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman, Sumatera Barat tak lagi sekadar berperan sebagai pengelola dapur, melainkan bertransformasi menjadi penggerak ekonomi desa.

Produk kelapa cukup besar dari kawasan ini. Pemasaran selama ini dalam bentuk biji kelapa yang dikupas dijual kepada pedagang untuk dibawa keluar dari Padang Pariaman, khususnya dari Nagari Sikucur Tengah yang dulunya disebut Durian Sangka lebih akrab dan familiar.

Kini, kita olah biji kelapa ini menjadi minyak kelapa Sketik yang cukup menjanjikan. “Masalah pangsa pasar jangan diragukan lagi, kami dari pihak UNP telah siap sedia untuk menyalurkan berapapun produksi yang dihasilkan oleh kaum Ibu-Ibu dari Nagari ini,” ucap Prof.Arwizet.

Kenapa? Nagari Sikucur Tengah, V Koto Kampung Dalam begitu banyak potensi untuk dikembangkan, terutama mengolah buah kelapa menjadi minyak Sketik. Disamping itu, juga akan dikembangkan pembangkit listrik hidrolyk mini dari Fakultas Teknik UNP di Nagari Sikucur Tengah ini.

Luar Biasa ! pontesi ini dikelo secara bijak terukur dan struktur senagai produk unggulan industri rumah tangga nantinya. Minyak Sketik yang diproduksi ini sangat harum dengan aroma cita rasa sangat menarik tidak untuk dicicipi.

“Produk ini tidak akan berubah warna dan rasa seperti “pada atau paghek” walaupun sudah sekian hari lamanya,” ungkap Dosen UNP itu.

Minyak Sketik yang akan kita hasilkan dari ilmu pelatihan ini, bahwa butiran kelapa akan lahir emas cair, minyak klentik sehat yang siap menembus pasar regional dan nasional kedepannya.(bay).