Jakarta – Selama ini kulit pisang kerap dipandang sebelah mata dan dibuang begitu saja, padahal bagian luar buah ini menyimpan banyak nutrisi berharga. Kandungan serat, kalium, magnesium, dan antioksidannya menjadikan kulit pisang memiliki manfaat kesehatan yang tidak kalah dengan daging buahnya.
Ahli gizi, seperti Avery Zenker, RD, dan Anne VanBeber, menyebutkan bahwa kulit pisang justru mengandung serat dan kalium lebih tinggi dibandingkan bagian dalamnya. Berdasarkan data dari Very Well Health, setiap 100 gram kulit pisang mengandung sekitar 3–7 gram serat dan 1.025 miligram kalium, setara dengan hampir 40% kebutuhan harian.
Manfaat Kesehatan Kulit Pisang
Menjaga Sistem Pencernaan
Serat larut maupun tidak larut di dalam kulit pisang dapat membantu melancarkan pencernaan sekaligus memberi rasa kenyang lebih lama.
Mengontrol Tekanan Darah
Kadar kalium yang tinggi berperan dalam menyeimbangkan cairan tubuh dan menstabilkan tekanan darah. Ditambah kandungan magnesium dan kalsium, kulit pisang baik untuk mencegah hipertensi.
Mengurangi Risiko Penyakit Kronis
Antioksidan seperti polifenol dan karotenoid di dalamnya mampu melawan peradangan dan menurunkan potensi penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga kanker tertentu.
Membantu Menurunkan Kolesterol
Kandungan serat dan polifenol berfungsi mengikat kolesterol di usus sehingga bisa dikeluarkan dari tubuh, sekaligus menjaga kesehatan jantung.
Mengatur Gula Darah
Dengan memperlambat penyerapan karbohidrat, serat dalam kulit pisang bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2 maupun yang mengalami resistensi insulin.
Meningkatkan Mood dan Tidur Nyenyak
Triptofan dalam kulit pisang berperan dalam pembentukan serotonin yang meningkatkan suasana hati. Selain itu, kandungan magnesium membantu memperbaiki kualitas tidur.
Menyehatkan Kulit
Selain dikonsumsi, kulit pisang juga bisa digunakan sebagai perawatan luar. Sifat antimikrobanya bermanfaat untuk mengatasi jerawat, meredakan gatal akibat gigitan serangga, serta mempercepat penyembuhan luka ringan.
Cara Mengolah Kulit Pisang agar Lebih Nikmat
Agar tidak terasa pahit, kulit pisang bisa diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Beberapa cara yang bisa dicoba antara lain:
Smoothie: Rebus kulit hingga lembut, lalu campurkan dengan buah, yogurt, dan madu.
Teh: Rebus selama 10 menit, saring, dan nikmati hangat sebelum tidur.
Olahan Kue: Haluskan kulit rebus atau beku, lalu campurkan ke adonan muffin, roti pisang, atau panekuk.
Sup dan Kari: Air rebusan kulit pisang bisa dipakai untuk memperkaya rasa.
Keripik: Potong tipis, beri bumbu, dan panggang hingga renyah.
Dengan pengolahan yang tepat, kulit pisang tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga mampu memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Jadi, sebelum membuangnya, ada baiknya mulai mempertimbangkan kembali nilai gizi dari bagian buah yang sering dianggap sampah ini.(BY)






