Padang  

Truk Terguling di Panorama Dua, Arus Lalu Lintas Padang Sempat Tersendat

Truk Boks Rem Terguling di Sitinjau Lauik Padang
Truk Boks Rem Terguling di Sitinjau Lauik Padang

Padang– Sebuah truk boks mengalami kecelakaan serius dengan kondisi terguling di kawasan Panorama Dua, Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Minggu sore (10/8). Insiden ini terjadi saat truk melaju dari arah Solok menuju Kota Padang, tepat di jalan menurun yang dikenal sangat curam dan berbahaya di wilayah Sitinjau Lauik.

Menurut saksi mata, Anton, kecelakaan bermula ketika truk tersebut tampak oleng dan kehilangan kendali. “Saya melihat truk tiba-tiba miring dan seperti kehilangan daya pengereman, lalu terguling di tengah jalan. Kemungkinan remnya blong,” ungkap Anton yang kebetulan melintas di lokasi saat kejadian. Kondisi jalan yang menurun curam diduga menjadi faktor utama kecelakaan, di mana truk tidak mampu mengurangi kecepatannya sehingga akhirnya menabrak pagar beton pembatas jalan sebelum terbalik.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan kejadian tersebut dan memberikan penjelasan lebih rinci. “Truk boks tersebut datang dari Solok dan ketika melewati turunan curam di Sitinjau Lauik, diduga mengalami rem blong. Akibatnya, kendaraan tidak bisa dikendalikan, menabrak pagar beton di sisi jalan, lalu terguling dan melintang di badan jalan,” ujarnya.

Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka serius yang dilaporkan. Sopir truk berhasil keluar dari kendaraan dengan selamat berkat bantuan cepat dari pengendara dan warga sekitar yang segera memberikan pertolongan. Namun, bagian depan dan sisi kiri truk mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan keras dengan pagar beton dan aspal jalan.

Kecelakaan ini sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur Sitinjau Lauik, terutama karena posisi truk yang melintang menutupi sebagian besar badan jalan. Petugas kepolisian dibantu warga sekitar segera melakukan evakuasi dengan menggunakan alat berat untuk mengangkat dan memindahkan truk ke pinggir jalan agar lalu lintas bisa kembali lancar. Proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam sebelum kondisi jalan kembali normal.

Pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh pengemudi yang akan melewati jalur Sitinjau Lauik untuk selalu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman. Jalanan dengan turunan curam ini sangat rawan terjadi kecelakaan apabila rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik. Pengemudi diharapkan ekstra waspada dan menjaga kecepatan agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

Dengan kejadian ini, masyarakat diharapkan dapat lebih berhati-hati saat melewati jalur yang dikenal menantang tersebut. Sementara itu, pihak berwenang akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan perbaikan fasilitas keselamatan di titik-titik rawan kecelakaan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.(des*)