Jakarta, fajarharapan.id – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade, kembali mengukuhkan komitmennya dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur strategis di Sumatera Barat. Kali ini, ia bertemu langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Hutama Karya, Kuncoro, guna membahas kelanjutan proyek Tol Sicincin–Bukittinggi.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa Kementerian PUPR akan meneruskan pembangunan ruas tol tersebut. Andre mengungkapkan, Hutama Karya akan segera mengirimkan surat resmi berikut studi kelayakan (feasibility study) kepada pihak kementerian, sementara Pemprov Sumbar diminta turut memberikan surat dukungan agar proses administrasi berjalan lancar.
Menurut Andre, jalan tol ini akan menjadi tulang punggung konektivitas di Ranah Minang. Keberadaannya diyakini mampu mempersingkat waktu tempuh, memperlancar arus barang, memacu sektor perdagangan, serta mengangkat potensi pariwisata daerah. “Tol ini bukan hanya jalur transportasi, tapi mesin penggerak ekonomi dan penghubung antarwilayah di Sumbar,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur, Andre juga menunjukkan kepedulian pada dunia pendidikan. Pada 31 Juli 2025 lalu, ia menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 180 siswa SMK Negeri 1 Palembayan, Kabupaten Agam. Bantuan tersebut diperuntukkan membantu kebutuhan sekolah seperti buku, seragam, dan perlengkapan belajar lainnya.
Bantuan PIP itu diserahkan melalui Wakil Sekretaris DPD Gerindra Sumbar, Zulkifli, dan disambut penuh antusias oleh siswa dan pihak sekolah. Andre berharap, dukungan ini mampu memacu semangat belajar para pelajar serta mencegah mereka terjerumus dalam perilaku negatif.
Ia juga menitipkan pesan penting bagi generasi muda: menjauhi narkoba, menghindari balap liar dan tawuran, serta bijak dalam menggunakan media sosial. “Gunakan teknologi untuk menambah wawasan, bukan untuk menyebarkan berita palsu atau hal yang merugikan,” tegasnya.
Andre meyakini, percepatan pembangunan infrastruktur yang dibarengi peningkatan kualitas pendidikan adalah kunci mempercepat kemajuan Sumatera Barat. “Kita ingin Sumbar maju lebih cepat, infrastrukturnya handal, dan generasinya unggul serta berdaya saing,” pungkasnya.(*)






