Sinergi Polantas dan Jasa Raharja Lewat NGOBRAS, Edukasi Keselamatan di Jalan Raya

Padang, fajarharapan.id – Sebuah pendekatan segar untuk menumbuhkan kesadaran keselamatan berlalu lintas diperkenalkan di Kota Padang. Melalui kegiatan bertajuk “NGOBRAS” alias Ngobrol Bareng dengan Polantas, para pengemudi ojek online diundang berdialog langsung dengan pihak kepolisian dan Jasa Raharja, guna membahas pentingnya keselamatan berkendara dalam keseharian mereka.

Acara yang digelar Selasa (22/7/2025) itu berlangsung di kawasan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara. Setidaknya 15 pengemudi ojek online dari komunitas lokal menghadiri diskusi ini, yang menghadirkan narasumber dari Ditlantas Polda Sumatera Barat dan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumbar.

Kompol Rosita Imelda Ifadi, Kasubditkamsel Ditlantas Polda Sumbar, membuka kegiatan dengan menekankan bahwa kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. “Kami berharap para pengemudi ojek online menjadi pelopor keselamatan di jalan. Bukan hanya saat mengangkut penumpang, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Isu yang dibahas dalam NGOBRAS tidak hanya seputar rambu dan aturan jalan. Diskusi juga menyentuh soal sikap mental pengemudi, pentingnya istirahat yang cukup, serta cara menghindari potensi kecelakaan yang kerap terjadi akibat kelalaian kecil.

Dwi Apriyanto, Kasubbag Pelayanan Santunan PT Jasa Raharja Sumbar, turut memberikan perspektif dari sisi perlindungan dan santunan korban kecelakaan. Ia mengingatkan pentingnya penggunaan atribut keselamatan seperti helm berstandar dan jaket reflektif. “Kami mendorong para pengemudi agar lebih disiplin, karena mereka bekerja di jalan yang penuh risiko,” katanya.

Kegiatan NGOBRAS ini mendapat respons positif dari para peserta. Banyak dari mereka yang mengaku baru mengetahui sejumlah informasi penting terkait hak-hak korban kecelakaan lalu lintas, serta prosedur klaim santunan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Teguh Afrianto, Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Sumbar, mengapresiasi langsung kegiatan ini. Ia menyebut bahwa pendekatan langsung seperti ini sangat efektif untuk menjangkau kalangan pengemudi ojek online yang setiap hari berada di jalan dan sangat rentan terhadap risiko kecelakaan.

“Edukasi seperti NGOBRAS ini bisa jadi jembatan untuk menyampaikan pesan keselamatan secara humanis dan praktis. Kami tentu mendukung penuh upaya-upaya preventif ini,” ujar Teguh sembari berharap kegiatan serupa bisa diperluas ke daerah lain di Sumbar.

Dengan keterlibatan aktif para pengemudi, NGOBRAS diharapkan mampu membentuk kultur berlalu lintas yang lebih sadar dan bertanggung jawab. Bukan sekadar menyampaikan informasi, kegiatan ini juga menciptakan ruang dialog antara aparat dan masyarakat pengguna jalan yang kerap menjadi garda terdepan dalam keselamatan di jalan raya.(*)