Padang Pariaman – Aksi mulia Hj.Yusneti Yossie Ismael Wahid, seorang pengusaha emas asal Nagari III Koto Aur Malintang, Padang Pariaman, Sumatera Barat, mendadak viral dan menginspirasi banyak orang. Ia membangun jalan sepanjang 1.600 meter dengan lebar 8 meter di kampung halamannya, dan sepenuhnya menggunakan dana pribadi.
Jalan dua lajur rabat beton itu, kini menggantikan jalan setapak sempit yang dahulu sulit dilalui warga. Ruas tersebut diberi nama Jalan H. Ismael Wahid, sebagai penghormatan kepada sang ayah.
Yossie, yang kini sukses memimpin Yossie Group, jaringan toko emas dan berlian ternama di Cikini Gold Center dan ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, mengaku proyek ini lahir dari kenangan masa kecil yang penuh keterbatasan dan harapan.
“Dulu kami mandi di sungai yang jauh, makan pun kadang hanya pisang karena tak ada beras. Jalanan gelap dan rawan binatang buas. Saya pernah berjanji dalam hati, suatu hari nanti kampung ini harus berubah,” ungkap Yossie haru, saat peresmian, pada Kamis (26/6/2025).
Peresmian jalan ini disambut antusias warga dan turut dihadiri Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA). Ia mengacungkan jempol saat menyampaikan sambutan, memuji semangat gotong royong warga dan kepedulian perantau.
“Ini luar biasa, keren sekali! Bukti nyata bahwa perantau tak pernah lupa akar dan tanah kelahiran,” ujar Bupati JKA.
JKA juga berterima kasih kepada keluarga besar H. Ismael Wahid, termasuk H. Dulhadi Baudi dan tokoh perantau ternama H. Azwar Wahid (Mak Aciak Sagi), yang ikut ambil bagian dalam proyek pembangunan ini.
Ia berharap model swadaya seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi nagari-nagari lain untuk membangun daerah dengan semangat kebersamaan dan kemandirian.
Sementara itu, H. Dulhadi Baudi menegaskan bahwa pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud kasih sayang dan tanggung jawab moril perantau kepada kampung halaman.
“Jalan ini adalah hadiah cinta dari rantau. Kami ingin membuka akses, peluang, dan harapan baru bagi masyarakat di sini,” ujarnya.
Yossie pun berharap jalan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga, dirawat bersama, dan menjadi penggerak kesejahteraan ekonomi setempat.(bay).






