Muba  

Longsor, Sembilan Rumah Nyaris Hanyut Wabup Muba Pastikan Bantuan dan Penanganan

Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Rohman turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Kamis (12/6/2025).
Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Rohman turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Kamis (12/6/2025).

Sanga Desa, fajarharapan.id — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bergerak cepat menyikapi bencana tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa. Wakil Bupati Muba, Rohman, turun langsung ke lokasi bencana pada Kamis (12/6/2025), mewakili Bupati H. M. Toha, guna melihat dampak langsung peristiwa yang mengancam permukiman warga di bantaran Sungai Musi.

Longsor tersebut terjadi secara tiba-tiba pada Rabu dini hari (11/6), sekitar pukul 05.00 WIB, menimpa dua titik padat penduduk yakni RT 06 RW 02 dan RT 09 RW 03. Sebanyak sembilan rumah dilaporkan terdampak dan nyaris amblas ke sungai. Meski kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Didampingi oleh para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur Forkopimcam, Wabup Rohman menyampaikan rasa prihatin mendalam kepada warga yang rumahnya terdampak. Selain meninjau kondisi lapangan, rombongan juga menyerahkan bantuan darurat berupa beras dan paket sembako.

Beberapa warga penerima bantuan antara lain Abu Lias, Efendi, Herman, Samali, Bambang, Mardewi, Sukri, Susilawatu, dan Faisal. Wabup memastikan, bantuan ini merupakan bentuk tanggap cepat pemerintah dalam meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir untuk rakyat. Kunjungan ini tidak sekadar formalitas, tetapi bentuk kepedulian dan komitmen kami terhadap warga terdampak. Penanganan pasca-longsor akan segera dirancang, termasuk opsi relokasi jika kondisi memang mendesak,” tegas Rohman saat berdialog dengan warga.

Lebih lanjut, ia mengimbau seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan yang kerap memicu pergerakan tanah di daerah-daerah tebing dan bantaran sungai.

Camat Sanga Desa, Hendrik SH MSi, yang turut mendampingi peninjauan tersebut, menjelaskan bahwa kejadian longsor berlangsung cepat dan mengejutkan. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah awal telah dilakukan, mulai dari pengamanan area terdampak, evakuasi mandiri, hingga pelaporan cepat kepada pihak terkait.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan dinas teknis lainnya. Prioritas kami saat ini adalah menjaga keselamatan warga dan memastikan tidak ada aktivitas di zona berisiko tinggi,” kata Hendrik.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wabup dan jajaran pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran langsung dari pimpinan daerah memberikan semangat tersendiri bagi warga yang tengah diuji.

“Di tengah suasana duka dan kekhawatiran, perhatian dari pemerintah daerah seperti ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Mudah-mudahan langkah-langkah cepat yang diambil bisa segera membawa solusi,” tambahnya.

Turut mendampingi Wabup dalam peninjauan tersebut antara lain Kepala BPBD Muba H. Pathi Riduan SE ATD MM, Kepala Dinas PU PR Muba Alva Elan SST MPSDA, Plh Kepala Dinas Sosial Drs. Yuliarto MSi, Kasat Pol PP Erdian Syahri SSos MSi, unsur TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat setempat.

Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi dan kewaspadaan terhadap bencana alam, khususnya di daerah yang memiliki kontur tanah labil dan berada di tepi sungai besar seperti Musi. Pemerintah daerah berjanji akan terus melakukan pemantauan dan mempercepat penanganan demi kenyamanan dan keselamatan warga.(Rusdian)