Pulang Pisau, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan tahun 2024. Namun di tengah prestasi tersebut, tantangan berat juga menanti: defisit anggaran.
Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Pulang Pisau yang digelar Senin (2/6/2025), dihadiri Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta bersama jajaran legislatif dan OPD. Rapat ini membahas Raperda LKPD 2024 dan perubahan program legislasi daerah.
Dalam pernyataannya usai rapat, Jayadikarta mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras menyusun laporan keuangan secara profesional, hingga meraih WTP ke-10 dari BPK RI.
Ia menekankan bahwa penghargaan ini harus dijadikan pelecut semangat untuk terus menjaga integritas dan tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran. “Jangan cepat puas, ini justru saatnya memperkuat sistem,” tegasnya.
Namun, di balik pencapaian itu, Wakil Bupati mengungkap bahwa Pulang Pisau tengah menghadapi kondisi defisit fiskal. Ia menyebut defisit ini sebagai bagian dari dinamika yang harus segera diselesaikan secara bersama.
Jayadikarta mengajak seluruh pihak, terutama DPRD, untuk turut memberikan solusi agar belanja daerah tetap efektif dan prioritas pembangunan tidak terganggu. “Kita butuh strategi jangka pendek dan panjang,” ujarnya.
Dengan komitmen dan sinergi antara legislatif dan eksekutif, ia optimistis Pulang Pisau dapat mengatasi tantangan anggaran dan terus menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.(Fjr)






