Solsel,fajarharapan.id — Final Liga Askab PSSI Solok Selatan 2025 berakhir dengan klimaks menegangkan saat Porsel FC, klub kebanggaan Nagari Lubuk Gadang Timur, keluar sebagai juara usai menaklukkan PSL FC dalam adu penalti dramatis 6-5. Laga yang digelar di GOR Rimbo Tangah, Kecamatan Sangir, Senin (26/5/2025) itu sempat berakhir imbang 2-2 di waktu normal, sebelum ditentukan lewat tos-tosan.
Ketua Umum PSSI Solok Selatan, M. Iqbal Chissa, menyampaikan apresiasi atas suksesnya gelaran ini. “Liga Askab bukan sekadar turnamen, ini adalah panggung pencarian bibit unggul asli Solok Selatan yang akan menjadi tulang punggung masa depan sepak bola daerah,” ujar Iqbal.
Turnamen yang bergulir sejak 18 April hingga 26 Mei ini juga menjadi etalase kemajuan sepak bola Solsel. Tidak lagi disebut “liga tarkam”, Liga Askab kini tampil dengan sentuhan profesional: wasit dan pelatih berlisensi, pengawas pertandingan, serta dukungan penuh dari tim medis dan keamanan.
Total 40 klub sepak bola terdaftar di Solok Selatan, 27 di antaranya lulus verifikasi, dan 16 tim terbaik berhak bertanding di Liga Askab. “Semua proses seleksi dilakukan ketat agar kita punya talenta murni Solsel untuk Porprov dan PS Solsel nantinya,” jelas Iqbal.
Tak hanya memunculkan juara, liga ini juga melahirkan bintang-bintang baru. Agil dari PSL dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, sementara Raihan dari Porsel mencuri perhatian dengan koleksi 6 gol dan menyabet gelar Top Skorer.
Staf Ahli Bupati, Novirman, turut mengapresiasi jalannya liga. “Ini momentum kebangkitan. Dengan bibit yang kuat dan sistem yang sehat, masa depan sepak bola Solok Selatan sangat cerah,” ujarnya.
Lebih dari sekadar olahraga, sepak bola hadir sebagai alat pemersatu masyarakat dan benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif seperti narkoba.
Porsel FC kini tak hanya menjadi juara, tetapi simbol dari semangat baru sepak bola Solok Selatan — penuh gairah, prestasi, dan harapan. (SDW)






