269 JCH Padang Pariaman Tergabung Kloter X Embarkasi Haji Padang

Padang – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat secara resmi melepas keberangkatan 269 jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) X Embarkasi Padang, Senin (19/5), di Masjid Raya Kantor Bupati, Parit Malintang.

Prosesi yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati John Kenedy Azis, dan turut dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Padang Pariaman, serta para keluarga jemaah.

Keberangkatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji secara nasional tahun 1446 H/2025 M yang digelar secara bertahap oleh pemerintah melalui Kementerian Agama RI.

Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy mengingatkan bahwa ibadah haji adalah puncak pengabdian spiritual seorang muslim yang menuntut kesiapan lahir dan batin. Ia berpesan kepada jamaah untuk menjaga niat, menjaga stamina, serta menumbuhkan semangat tolong-menolong di tanah suci.

“Ibadah haji adalah ibadah yang sarat makna. Ia menuntut kekuatan fisik, kesabaran mental, dan ketulusan hati. Jangan hanya bersiap secara jasmani, tapi juga rohani,” ujar John Kenedy Azis

Ia juga meminta pimpinan rombongan dan jemaah yang lebih muda untuk sigap dan proaktif dalam membantu sesama, terutama dalam koordinasi dengan petugas haji maupun pihak akomodasi selama di Arab Saudi.

“Berinteraksilah dengan baik. Jaga pola makan, cukup istirahat, dan jangan lupa berdoa di setiap langkah,” tambahnya.

Bupati turut menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jemaah dari Padang Pariaman diberi kelancaran dalam beribadah dan pulang dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur.

Tahun ini, jumlah total jemaah calon haji asal Padang Pariaman sebanyak 280 orang, terdiri dari 99 laki-laki dan 181 perempuan. Jemaah tertua berusia 91 tahun atas nama Nurbima Katik Mianzah, sementara yang termuda adalah Muhammad Daniel (23 tahun). Sebanyak 11 jemaah lainnya akan diberangkatkan melalui Kloter XV.

Keberangkatan Kloter X dijadwalkan pada Selasa, 20 Mei 2025, dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Jeddah. Seluruh jemaah akan melaksanakan rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah bersama jutaan umat Islam dari seluruh dunia.

Pemerintah daerah, sebagai bagian dari sistem penyelenggaraan ibadah haji nasional, terus berupaya memberikan dukungan maksimal terhadap kesiapan jemaah. Termasuk dalam pembinaan, pelayanan, dan perlindungan sejak dari daerah asal hingga kepulangan.(r-bay)