Kotim Gelontorkan Rp18 Miliar Wujudkan Kota Layak Anak

(dok kalteng.antaranews)

Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng) komitmennya yang serius dalam mewujudkan daerah mereka sebagai Kota Layak Anak (KLA) dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk upaya tersebut.

Penegasan ini disampaikan Bupati Kotim, H. Halikinnor dalam acara Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) capaian penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kota Layak Anak adalah kota yang mampu merencanakan, menetapkan, dan menjalankan seluruh program pembangunannya dengan berorientasi pada hak dan kewajiban anak. Pemerintah daerah menegaskan keseriusannya dalam memenuhi hak-hak anak.

Anggaran yang signifikan ini akan didistribusikan melalui 32 satuan organisasi perangkat daerah terkait. Seluruh perangkat daerah diminta untuk meningkatkan koordinasi dan bekerja sama untuk memenuhi semua kriteria yang diperlukan sebagai Kota Layak Anak.

Halikinnor, menambahkan bahwa dalam penilaian oleh tim tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur meraih nilai 588,20, yang berarti masuk dalam kategori Pratama. Namun, dalam penilaian atau verifikasi oleh tim pusat, diharapkan Kabupaten Kotawaringin Timur dapat mencapai nilai lebih dari 900 agar dapat ditetapkan sebagai Kota Layak Anak.

Ia berharap semua kategori Kota Layak Anak dapat terpenuhi. Seluruh satuan organisasi perangkat daerah terkait diminta untuk berupaya dengan sungguh-sungguh dalam mewujudkan Kota Layak Anak.

“Jika tahun ini belum tercapai, kita targetkan pada tahun 2024 Kotawaringin Timur sudah menjadi Kota Layak Anak. Jika belum tercapai, berarti ada yang perlu diperbaiki karena dalam hal anggaran, kita terus menambah dan memenuhinya,” ujarnya, Rabu (31/5/2023).

Tujuan pemerintah daerah bukan hanya untuk mendapatkan status sebagai Kota Layak Anak, tetapi lebih pada keinginan untuk menjadikan daerah ini benar-benar menjadi kota yang layak, aman, dan nyaman bagi anak.

Dengan peningkatan anggaran dari sebelumnya Rp3,6 miliar menjadi Rp18 miliar, ini adalah bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjadikan Kotawaringin Timur sebagai Kota Layak Anak,” kata Bupati Halikinnor di Sampit, pada Rabu (1/6/2023).

Dalam upaya mewujudkan Kota Layak Anak, pemerintah daerah tidak ragu untuk mengalokasikan anggaran yang besar. Harapannya adalah agar semua persyaratan dan kriteria sebuah Kota Layak Anak dapat terpenuhi. (audy)