Subulussalam, fajarharapan.id – Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadisetiawan mengidentifikasi dua tempat pemungutan suara (TPS) kategori sangat rawan dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
“Kedua TPS yang memiliki potensi kerawanan tinggi berada di Desa Sepang, Kecamatan Longkib dan Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan,” kata Kapolres Yhogi dalam rapat koordinasi (Rakor) kesiapan Pilkada bersama Forkopimda di Hotel Hermes Kota Subulussalam Sabtu,(23/11).
Dia menyebutkan, Desa Sepang termasuk rawan karena jarak tempuh yang sulit, rawan banjir, dan akses ke lokasi harus menggunakan perahu mesin.
Sementara di Desa Lae Ikan, smabungnya, selain jarak tempuh yang menantang, wilayah tersebut juga rawan longsor, sulitnya jaringan komunikasi, serta adanya potensi pemilih ganda karena berbatasan dengan Provinsi Sumut.
Sehingga, tambahnya, kebutuhan personel keamanan di Kota Subulussalam akan disesuaikan dengan kategori kerawanan di setiap TPS. Sebanyak 434 personel, yang terdiri dari POLRI dan Linmas, akan dikerahkan untuk mengamankan 160 TPS di wilayah tersebut.
“Ancaman lainnya, yakni bencana alam seperti banjir dan longsor akibat hujan yang terus mengguyur wilayah Kota Subulussalam berpotensi menghambat pendistribusian logistik Pilkada dan akses ke beberapa TPS,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya telah menyusun langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran setiap tahap Pilkada.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintahan, kepolisian, TNI, dan Kejaksaan, serta pihak penyelenggara Pilkada untuk memastikan sinergi dalam mengamankan setiap tahapan Pilkada di Kota Subulussalam.| K4






