Jakarta – Lima konglomerat Indonesia ini tidak hanya sukses dalam dunia bisnis, tetapi juga telah berkontribusi secara signifikan terhadap dunia pendidikan dengan mendirikan institusi pendidikan tinggi. Langkah ini tidak semata-mata untuk memperluas kekayaan mereka, namun juga untuk memberikan dampak positif pada sektor pendidikan di Indonesia melalui inovasi dan pendekatan yang unik di perguruan tinggi yang mereka dirikan.
Berikut adalah lima orang kaya Indonesia yang memiliki universitas di Indonesia:
1. Aburizal Bakrie
Aburizal Bakrie, yang dikenal sebagai salah satu tokoh besar di industri minyak dan gas, mendirikan Universitas Bakrie pada tahun 2009. Universitas ini memiliki fokus pada bidang ekonomi dan bisnis, dengan kurikulum yang dirancang untuk menggabungkan teori akademis dengan aplikasi praktis di dunia industri. Pada tahun 2020, Universitas Bakrie berhasil masuk dalam jajaran 20 besar universitas terbaik versi Times Higher Education.
2. Putera Sampoerna
Sebagai pemilik PT HM Sampoerna Tbk, Putera Sampoerna mendirikan Sampoerna University dengan tujuan menghadirkan pendidikan internasional di Indonesia. Dengan menggandeng universitas terkemuka dari luar negeri, Sampoerna University memberikan mahasiswa kesempatan untuk merasakan pengalaman belajar berstandar global.
3. Sukamdani Sahid Gito Sardjono
Melalui Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya, Sukamdani mendirikan Politeknik Sahid yang berfokus pada pendidikan vokasi di bidang pariwisata dan bisnis. Kampus ini menjalin kemitraan erat dengan industri pariwisata, memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung di lapangan sebagai bagian dari proses pembelajaran mereka.
4. Joseph Wibowo Hadipoespito
Joseph memulai langkah awal dengan mendirikan kursus komputer kecil pada tahun 1974. Seiring berjalannya waktu, kursus ini berkembang menjadi Universitas Bina Nusantara (BINUS), yang kini menjadi salah satu universitas terkemuka dengan spesialisasi di bidang teknologi dan inovasi. Program-program yang ditawarkan sangat relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
5. Mochtar Riady
Mochtar Riady, yang mendirikan Universitas Pelita Harapan, memiliki visi untuk menggabungkan pendidikan akademis dengan nilai-nilai Kristiani. Universitas ini menekankan pengembangan karakter dan moral, di samping persiapan akademik, untuk membentuk lulusan yang tidak hanya sukses secara profesional, tetapi juga berintegritas tinggi.
Kelima tokoh ini membuktikan bahwa kekayaan sejati tidak hanya diukur dari materi, tetapi juga dari kontribusi mereka terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia. Dengan latar belakang yang beragam, mereka menunjukkan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga.(des*)






