fajarharapan.id – Siapa sangka bahwa menghabiskan waktu berjam-jam menonton video di TikTok bisa menjadi pekerjaan yang menghasilkan uang?
Agensi pemasaran influencer Ubiquitous sedang mencari tiga orang yang siap menerima bayaran sebesar 100 dollar AS per jam untuk menjalani sesi menonton TikTok selama 10 jam. Tawaran tersebut menggiurkan, setara dengan Rp1,49 juta per jam (kurs Rp 14.936).
Ubiquitous memiliki tujuan yang jelas dengan mengadakan program ini. Mereka ingin mengukur tren yang muncul secara online, dan melibatkan para pekerja ini sebagai bagian dari usaha mereka. Untuk melamar pekerjaan ini, calon pelamar diharuskan untuk berlangganan saluran YouTube Ubiquitous dan menambahkan deskripsi singkat yang menjelaskan alasan mengapa mereka cocok untuk marathon menonton TikTok.
Syaratnya tidak terlalu rumit, perusahaan mencari orang yang berusia 18 tahun ke atas dan memiliki pemahaman yang baik tentang platform media sosial, terutama tentang tren yang sedang berkembang. Para kandidat yang terpilih juga akan membantu Ubiquitous dalam mengidentifikasi tren yang muncul dengan mengisi dokumen sederhana untuk mencatat tren berulang yang mereka temukan.
Setelah sesi menonton selesai, peserta akan diminta untuk membagikan pengalaman mereka di platform media sosial pilihan mereka, dan menandai perusahaan Ubiquitous sebagai tanda penghargaan.
Bagi yang tertarik, batas waktu untuk melamar adalah 31 Mei 2023. Pengumuman kandidat yang terpilih akan dilakukan tujuh hari setelah penutupan aplikasi.
Pekerjaan ini menawarkan peluang menarik untuk menghasilkan uang sambil tetap terhubung dengan tren dan konten yang sedang viral di dunia digital. Jadi, jika kamu merasa memiliki pengetahuan yang mendalam tentang TikTok dan gairah yang kuat untuk mengeksplorasi tren online, ini bisa menjadi kesempatan emas untukmu. Segera lamar pekerjaan ini dan raih penghasilan dari hobi menonton TikTok!






