Bangkok – Pesawat dengan nomor penerbangan SQ321 mengalami turbulensi hebat, memaksa pendaratan darurat di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand.
Korban Turbulensi: Satu Meninggal, 30 Luka
Insiden tersebut menewaskan satu penumpang, seorang pria Inggris 73 tahun, serta melukai sekitar 30 lainnya. Korban luka kebanyakan mengalami cedera kepala akibat benturan.
Penyebab Kematian Diduga Serangan Jantung
General Manager Bandara Suvarnabhumi, Kittipong Kittikachorn, menyebut kemungkinan korban meninggal akibat serangan jantung terkait turbulensi. Istri korban sedang dirawat di rumah sakit setempat.
Segera Diberikan Perawatan
Dari total korban luka, tujuh di antaranya mengalami luka serius. Sembilan kru pesawat juga mendapatkan perawatan di rumah sakit. Singapore Airlines mengirimkan 50 staf untuk memberikan dukungan kepada penumpang.
Kronologi Turbulensi dari Saksi Mata
Seorang penumpang, Dzafran Azmir (28), menggambarkan momen turbulensi yang tiba-tiba, menyebabkan penumpang yang tidak memakai sabuk pengaman terlempar ke langit-langit pesawat. Beberapa penumpang mengalami cedera karena terbentur bagian dalam kabin.(des)






