Tiko, Wakil Menteri BUMN, Ungkap Resolusi Ambisius untuk Masa Jabatan Hingga Oktober 2024

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo ungkap resolusi BUMN 2024.
Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo ungkap resolusi BUMN 2024.

Jakarta Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo telah mengungkapkan resolusi terkait BUMN untuk tahun 2024 mendatang.

Tiko, panggilan akrabnya, berharap agar semua permasalahan di BUMN dapat segera diselesaikan. “Saya akan terus bekerja hingga Oktober 2024. Saya dan Pak Erick berharap semua permasalahan dapat diatasi, semua sektor, baik itu BUMN Karya dan yang lainnya,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 29 Desember 2023.

Ketika ditanya mengenai rencananya setelah tidak menjabat sebagai Wamen BUMN, Tiko memberikan jawaban singkat dan lebih memfokuskan diri pada pekerjaannya saat ini.

Hal ini disebabkan oleh keinginan Tiko untuk memastikan bahwa setelah masa jabatannya berakhir, tidak ada masalah yang ditinggalkan. “Agar tidak meninggalkan masalah di belakang, terutama masalah-masalah mendasar. Salah satu hal yang saya sebarkan adalah Indo Farma, kita tinggal 9 bulan lagi untuk menyelesaikannya. Setelah semuanya diselesaikan, harapannya tidak ada lagi sisa-sisa permasalahan dari masa lalu, dan yang tersisa hanya masalah pertumbuhan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Tiko juga mencatat beberapa kegiatan yang sedang dikejar bersama Menteri BUMN Erick Thohir. “Saya dan Pak Erick saat ini sedang merancang program BUMN untuk periode 2023-2024, dengan tujuan agar BUMN memiliki Rencana Jangka Panjang (RJP) yang komprehensif. Saya meminta pembuatan RJP 10 tahun agar menjadi seperti garis panduan, sehingga perusahaan seperti Pertamina, PLN, dan lainnya dapat memiliki arah yang jelas. Dalam 10 tahun, dari proses transformasi BUMN seperti Pertamina, PLN, Mandiri, KAI, kami berharap menjadi dasar ekonomi Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, ia juga berharap agar produksi karya anak bangsa, khususnya di PT INKA, terus berkembang. “Selanjutnya, bagaimana INKA membangun kereta di negeri ini dan bagaimana mereka membangun ekosistem,” ucapnya.

Terakhir, Tiko berharap agar BUMN terus berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Indonesia ke depannya. “Membangun ekonomi membutuhkan ketelatenan dan kesungguhan secara bertahap,” pungkasnya.(BY)