Kayu Tanam – Hebat … ! Yayasan Taulidul Mustanir Padang Pariaman yang berdiri sejak empat tahun lalu, secara perlahan-lahan dan pasti, terus bergerak mencerdaskan anak Bangsa. Itu dilakukan menghadirkan lembaga pendidikan Raudhatul ‘Anfal (RA) bernama “Taulidul Mustanir”.
Pengelolaan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan “RA Taulidul Mustanir” telah berjalan sebanyak 4 buah yang mempergunakan Kurikulum Kementerian Agama. Keempat lembaga pendidikan setingkat sama dengan Taman Kanak-Kanak (TK) itu berlokasi di Kecamatan Patamuan dan Batang Anai.
Kali ini, Yayasan Taulidul Mustanir melaksanakan parenting dengan Lomba Mewarnai Bagi Anak Raudhatul Anfal (RA) dan TK/PAUD Tingkat Padang Pariaman di Komplex INS Kayu Tanam, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, Jum’at (10/11/2023).
Ketua Panitia Pelaksana Eka Susanti, S.Pd mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mengembangkan kreatifitas anak, sekaligus juga memperkenalkan pendidikan pada suasana alam yang sejuk di Kayu Tanam.
“Peserta Lomba Mewarnai ini sebanyak 189 anak RA/TK/PAUD se-Padang Pariaman. Kepada para pemenang diberikan hadiah dan cendra mata dari Panitia. Kami yang menghadirkan kegiatan ini didampingi Sekretaris Tata Suryani, SE dengan Bendahara Jasmiati dan Koordinator Lapangan Eka Putera.
Disamping itu, kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu dan mensuport atas terselenggaranya kegiatan Lomba Mewarnai Anak RA/TK Tingkat Padang Pariaman tahun 2023.
“Terutama sekali terimakasih banyak kami kepada buk Hj.Nevi Zuarina, Anggota DPR-RI dan H.M.Mulim Yatim, Lc, MM anggota DPD RI. Terkhusus buk Hj.Nevi Zuarina telah bersedia datang ke lokasi lomba, sekaligus memberikan semangat kerja dalam mengelola pendidikan RA ini kedepannya” sebut dia terharu.
Terpisah, salah seorang Dewan Penasehat Yayasan Taulidul Mustanir Padang Pariaman Haji Aminsyah Koto menyebut, kita menghadirkan pendidikan tingkat PAUD ini merupakan suatu panggilan terhadap pembentukan karakter anak-anak yang akan menghadapi perkembangan teknologi kedepannya.
“Hal demikian, maka penting dilakukan antisipasi dengan memberikan suasana keagamaan yang islami sejak dini. Sebab, penanaman nilai-nilai spritual islami kepada anak didik PAUD dan RA ini, diharapkan mereka telah punya modal dasar untuk menempuh pendidikan yang menyenangkan” ucap Aminsyah optimis.
Pada tahun 2024 depan, kata dia, kita telah merancang akan mendirikan sekitar 3 RA lagi pada tiga Kecamatan di Padang Pariaman.
“Kita akan berupaya menghadirkan RA Taulidul Mustanir pada setiap Kecamatan di Padang Pariaman. Insya’ Allah, warga masyarakat akan terbantu, anak usia dini mendapatkan pendidikan yang layak pula” ujar Haji itu mengakhiri.(saco).






