Jakarta – Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) mengadakan rapat koordinasi (rakor) untuk membahas persiapan jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh PB POBSI.
Wakil Ketua Umum KONI, Suwarno, menganggap bahwa rakor yang diadakan oleh PB POBSI bersama pengurus provinsi (Pengprov) merupakan langkah yang sangat baik. Ia menyatakan bahwa komunikasi yang baik akan membantu mencapai hasil yang lebih baik dalam persiapan menuju PON 2024.
“Rakor ini merupakan langkah koordinasi yang baik. Komunikasi yang baik akan menghasilkan hasil yang lebih baik,” ujar Suwarno dalam wawancara dengan MNC Portal Indonesia di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta, pada Senin (9/10/2023).
Suwarno juga mengungkapkan harapannya kepada pengprov dan pengurus PB POBSI, termasuk Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo. Salah satu harapannya adalah agar babak kualifikasi PON 2024 dapat selesai pada bulan November.
“Khusus untuk babak kualifikasi, harapannya jangan melewati bulan November karena ini terkait dengan tahapan berikutnya pada Desember dan Januari, di mana KONI provinsi akan melakukan babak pendaftaran, termasuk entry by cabor dan entry by number, dan seterusnya,” ujar Suwarno.
“Kami berharap bahwa cabang olahraga biliar dapat memulai persiapan pada tanggal 4 November dan selesai dalam waktu yang singkat, tidak sampai satu minggu. Selamat atas persiapan babak kualifikasi biliar,” tambahnya.
Selain itu, Suwarno juga memberikan beberapa informasi penting yang perlu diperhatikan oleh pengprov PB POBSI dalam persiapan babak kualifikasi. Salah satunya adalah mengenai kuota dan nomor yang akan dipertandingkan.
“Kami rasa ini adalah langkah yang sangat baik karena dalam babak kualifikasi ini ada beberapa batasan yang akan diberikan, seperti jumlah kuota sebanyak 110 orang dan 22 nomor yang akan dipertandingkan. Oleh karena itu, masing-masing pengprov harus mempersiapkan sesuai dengan harapan ini,” jelas Suwarno.
“Kami harapkan agar pengprov tidak mempersiapkan nomor-nomor yang tidak akan dipertandingkan,” pungkasnya.(BY)






