Jakarta – Suasana haru menyelimuti pertemuan antara perwakilan pemilik KM Virgo Transport 8 dan keluarga korban di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (17/9/2026) sore. Tangis keluarga pecah saat menyampaikan harapan agar pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan terus dilakukan secara maksimal.
Dalam pertemuan tersebut, keluarga korban meminta tim SAR gabungan bersama Basarnas memperluas wilayah pencarian. Mereka berharap penyisiran tidak hanya dilakukan di perairan utama sekitar lokasi kejadian, tetapi juga mencakup sejumlah pulau kecil dan wilayah terpencil yang berada di sekitarnya.
Perwakilan keluarga korban, Muhyar, mengatakan perluasan area pencarian penting dilakukan karena masih ada kemungkinan korban terbawa arus atau terdampar di pulau-pulau yang berada jauh dari titik kejadian.
“Kami memohon agar pencarian diperluas hingga ke pulau-pulau terpencil di sekitar lokasi kejadian, karena kami masih berharap keluarga kami dapat ditemukan,” ujar Muhyar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Menanggapi aspirasi keluarga korban, perwakilan pemilik KM Virgo Transport 8, Simson Fransiskus Riki, menyatakan pihak perusahaan berkomitmen untuk bertanggung jawab dan terus mengawal proses penanganan kecelakaan tersebut hingga selesai.
Untuk korban yang meninggal dunia, santunan sebesar Rp70 juta akan diberikan melalui Jasa Raharja. Sementara korban yang selamat memperoleh santunan langsung senilai Rp5 juta. Adapun seluruh biaya pengobatan korban yang mengalami luka disebut akan ditanggung hingga dinyatakan sembuh.
Pihak pemilik kapal juga menyatakan terus memberikan pendampingan serta membantu kebutuhan tim yang melakukan pencarian dan penyisiran di lapangan.
“Kami memastikan akan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini dan akan terus mengikuti serta membantu proses penanganannya sampai selesai,” kata Simson.
Hingga kini, koordinasi antara pemilik kapal, Basarnas, dan keluarga korban masih dilakukan di Posko Pelabuhan Trisakti. Posko tersebut menjadi pusat pemantauan perkembangan operasi pencarian terhadap korban yang hingga saat ini belum ditemukan.(des*)







