Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berharap Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan berbasis nagari sekaligus menjadi penggerak program Nagari Creative Hub (NCH) di daerah.
Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LPM Provinsi Sumbar masa bakti 2025–2030 di Auditorium Gubernuran, Jumat malam (17/7/2026).
Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum DPP LPM RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, berdasarkan Surat Keputusan DPP LPM RI Nomor 017/SK/DPP-LPM/V/2026 tentang Komposisi dan Personalia DPD LPM RI Provinsi Sumbar Masa Bakti 2025–2030. Pada kesempatan tersebut, Doni Harsiva Yandra resmi dilantik sebagai Ketua DPD LPM Sumbar beserta jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Arry menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kembali kepengurusan LPM Sumbar. Menurutnya, organisasi yang dahulu dikenal sebagai Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) itu memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat nagari.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujar Sekda Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi.
Ia menegaskan, pemerintah tidak mungkin menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa dukungan organisasi kemasyarakatan. Karena itu, keberadaan LPM diharapkan semakin aktif membantu pemerintah nagari dalam menyukseskan berbagai program pembangunan.
Arry juga mengajak LPM mengambil peran strategis dalam mendukung program unggulan Pemprov Sumbar, yakni Nagari Creative Hub (NCH), yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi nagari.
“LPM harus menjadi bagian penting dalam pengembangan Nagari Creative Hub. Kolaborasi ini perlu terus diperkuat agar pembangunan di Sumatera Barat semakin berhasil. Jika nagari maju dan kuat, maka daerah juga akan semakin maju,” katanya.
Selain itu, Arry mengingatkan agar LPM terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai landasan pembangunan dan kehidupan masyarakat Minangkabau.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan Sumbar merupakan provinsi pertama yang dikunjunginya untuk melantik kepengurusan LPM setelah kembali dipercaya memimpin DPP LPM RI hasil Musyawarah Nasional.
Ia menilai kepengurusan DPD LPM Sumbar memiliki potensi besar karena diisi berbagai unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, politisi, pengusaha hingga tokoh masyarakat.
“Dengan komposisi seperti ini, saya optimistis LPM Sumatera Barat dapat menjadi organisasi yang kuat dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Doli juga mengapresiasi dukungan Pemprov Sumbar terhadap keberadaan LPM, termasuk penunjukan Sekretaris Daerah sebagai Ketua Dewan Pembina DPD LPM Sumbar.
Di sisi lain, Ketua DPD LPM Sumbar Doni Harsiva Yandra menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan bekerja secara kolaboratif untuk menghadirkan organisasi yang semakin aktif dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Pelantikan ini merupakan langkah awal. Ke depan kami akan membuktikan bahwa LPM mampu menjadi mitra pemerintah sekaligus organisasi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan nagari di Sumatera Barat,” kata Doni.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan tersebut. (adpsb/cen/bud)






