Padang, fajarharapan.id – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang mengambil langkah progresif dengan memastikan produk air bersih yang mereka salurkan telah memenuhi standar halal nasional. Pengakuan ini diberikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), sekaligus menempatkan Perumda AM Padang sebagai pelopor di tingkat Sumatera dalam penerapan sertifikasi halal untuk air minum perpipaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam merespons kebutuhan masyarakat modern yang tidak hanya menuntut kualitas air dari sisi kesehatan, tetapi juga kepastian kehalalan dalam seluruh proses pengelolaan.
Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, mengungkapkan bahwa proses sertifikasi dilakukan melalui audit menyeluruh, mulai dari sumber air baku hingga distribusi ke pelanggan. Ia menyebut, seluruh tahapan produksi harus memenuhi standar ketat yang ditetapkan BPJPH.
“Seluruh sistem kami diperiksa, termasuk instalasi pengolahan dan jaringan distribusi. Ini memastikan air yang diterima masyarakat benar-benar terjamin kualitas dan kehalalannya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pembenahan layanan, Perumda AM Padang juga memperkenalkan sistem komunikasi pelanggan berbasis call center dengan nomor 1500030. Layanan ini dirancang sebagai pusat kendali pengaduan yang mampu merespons laporan masyarakat secara cepat dan terstruktur.
Setiap laporan yang masuk akan langsung dipetakan berdasarkan jenis permasalahan. Keluhan teknis seperti gangguan aliran atau kebocoran akan ditangani unit operasional, sementara persoalan administrasi diteruskan ke bagian layanan pelanggan.
Sistem ini terhubung dengan platform digital, termasuk aplikasi internal dan media sosial, sehingga mempercepat alur komunikasi antara pelanggan dan petugas di lapangan. Pelanggan juga dapat memantau perkembangan laporan melalui nomor tiket yang diberikan secara otomatis.
Transformasi digital turut terlihat pada sistem pembayaran. Saat ini, mayoritas pelanggan telah beralih ke metode pembayaran non-tunai melalui berbagai kanal seperti mobile banking, dompet digital, hingga marketplace. Perubahan ini dinilai mampu mengurangi antrean di kantor layanan sekaligus meningkatkan efisiensi.
Di tengah berbagai pembaruan tersebut, Perumda AM Padang juga masih menyelesaikan dampak gangguan layanan akibat bencana banjir yang terjadi sebelumnya. Sebagian besar jaringan telah pulih, meski masih ada sejumlah kecil pelanggan yang belum terlayani secara maksimal.

Untuk mengatasi hal itu, distribusi air bersih tetap dilakukan menggunakan armada tangki ke wilayah yang belum tersambung jaringan secara normal.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan bahwa inovasi yang dilakukan Perumda AM Padang sejalan dengan arah pembangunan kota yang menekankan pada standar halal di berbagai sektor.
Ia menilai, keberadaan air bersertifikat halal akan memperkuat ekosistem industri makanan dan minuman di Kota Padang, terutama dalam mendukung visi sebagai kota gastronomi berbasis halal.
“Ini bukan hanya soal pelayanan air, tetapi bagian dari strategi besar membangun kepercayaan dan daya saing daerah,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi pelayanan, terutama dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui sistem call center yang baru diluncurkan.
Dengan berbagai langkah pembaruan tersebut, Perumda AM Padang diharapkan mampu menjadi rujukan bagi perusahaan air minum daerah lain dalam mengintegrasikan kualitas layanan, inovasi teknologi, dan standar halal dalam satu sistem pelayanan publik yang modern.(Adv)







