Padang – Proses pencarian terhadap dua anak yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Ulak Karang, Kota Padang, masih belum membuahkan hasil hingga Minggu (19/4/2026) pukul 18.00 WIB.
Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian pada hari kedua dan akan kembali melanjutkannya pada Senin (20/4/2026) pagi.
Kedua korban diketahui bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), yang merupakan warga Gunung Pangilun. Keduanya dilaporkan terseret arus saat bermain dan mandi di kawasan Pantai Ulak Karang pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Komandan Tim SAR, Tri Desyu Herman, menjelaskan bahwa upaya pencarian pada hari kedua telah dilakukan secara maksimal. Tim dibagi menjadi empat unit Search and Rescue (SRU) untuk menyisir area pencarian yang mencakup sekitar 4 nautical mile dari titik awal kejadian.
“Seluruh rencana operasi sudah dijalankan, namun sampai sore hari belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Pencarian sementara kami hentikan dan akan dilanjutkan besok pagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada hari ketiga pencarian, tim akan melakukan penyesuaian strategi dengan memperluas jangkauan area pencarian. Evaluasi hasil operasi hari sebelumnya juga akan digunakan sebagai dasar untuk memperluas kemungkinan pencarian hingga ke wilayah pulau-pulau sekitar lokasi.
“Besok pagi kami akan melakukan briefing terlebih dahulu untuk menentukan langkah pencarian yang lebih efektif, termasuk opsi memperluas area pencarian,” jelasnya.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, TNI, Polri, BPBD Kota Padang, Damkar, PMI, hingga relawan dan berbagai organisasi kemanusiaan lainnya yang turut membantu proses pencarian.(des*)






