5 Cara Memasak Kubis agar Lebih Enak dan Tidak Pahit

Ada lima cara memasak kubis. Mana yang menghasilkan olahan kubis paling enak?
Ada lima cara memasak kubis. Mana yang menghasilkan olahan kubis paling enak?

JakartaKubis dikenal sebagai sayuran serbaguna yang bisa diolah menjadi berbagai jenis hidangan. Ada beragam teknik memasak yang dapat digunakan untuk mengolah kubis, masing-masing menghasilkan rasa dan tekstur yang berbeda.

Sayuran ini cukup populer karena mudah ditemukan dan praktis diolah. Selain itu, kubis juga kaya akan kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Berdasarkan informasi dari Healthline, sekitar 89 gram kubis mentah mengandung protein, serat, serta berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin K, vitamin C, vitamin B6, folat, kalsium, kalium, dan magnesium. Bahkan, jumlah tersebut sudah mencukupi lebih dari setengah kebutuhan harian vitamin K.

Meski begitu, tidak sedikit orang yang kurang menyukai kubis karena aroma khasnya yang menyerupai belerang, rasa yang bisa menjadi pahit, atau tekstur yang kurang menarik jika diolah dengan cara yang tidak tepat.

Teknik memasak ternyata sangat berpengaruh terhadap hasil akhir kubis. Mengutip dari Serious Eats, ada lima metode yang umum digunakan untuk mengolah kubis:

1. Menggunakan panci presto
Metode ini sering dipakai dalam masakan India maupun Eropa Timur. Dengan panci presto, kubis bisa menjadi empuk seperti direbus, tetapi dalam waktu yang lebih singkat. Cara ini cocok untuk hidangan berkuah karena kubis dapat menyerap bumbu dengan baik.

2. Direbus
Kubis dimasukkan ke dalam air mendidih dan dimasak hingga tingkat kematangan tertentu. Namun, proses ini dapat mengurangi rasa asli kubis karena larut dalam air. Jika direbus terlalu lama, kubis juga bisa terasa pahit. Biasanya metode ini digunakan untuk hidangan berkuah agar rasa tetap seimbang.

3. Dikukus
Mengukus menjadi alternatif yang menjaga rasa alami kubis. Waktu memasak yang lebih singkat, sekitar lima menit, menghasilkan tekstur yang masih segar dan tidak terlalu lembek. Metode ini sering dijumpai pada hidangan pendamping seperti siomay.

4. Ditumis
Memasak dengan sedikit minyak dan api besar membuat kubis cepat matang. Teknik ini menghasilkan tekstur yang lebih renyah dengan aroma gurih. Walau tingkat kematangannya bisa tidak merata, hal ini justru memberi variasi tekstur yang menarik.

5. Dipanggang
Walau belum umum di dapur rumah tangga Indonesia, memanggang kubis bisa memberikan cita rasa berbeda. Dengan tambahan minyak zaitun, garam, dan merica, kubis dipanggang pada suhu tinggi hingga menghasilkan rasa gurih yang khas, bahkan cenderung umami.

Dengan memilih metode yang tepat, kubis bisa diolah menjadi hidangan yang lebih lezat sekaligus tetap mempertahankan nilai gizinya.(BY)