Tanah Datar, fajarharapan.id – Gerak cepat Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sangat membantu warga terdampak bencana alam.
Melalui program Baznas Peduli Bencana, total bantuan sebesar Rp576 juta diserahkan langsung Bupati Tanah Datar, Eka Putra, kepada para penerima manfaat di Gedung Indojolito, Selasa (17/03/2026).
Ketua Baznas Dr Yasmansyah, S. Ag, M. Pd
Menjelaskan Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang mengalami kerusakan rumah serta memberikan santunan bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat musibah alam yang terjadi beberapa waktu lalu.
Dr Yasmansyah, S. Ag, M. Pd menyampaikan ucapan Terima kasih kepada para muzakih dan semuah pihak yang sudah menyalurkan bantuan melalui Baznas Tanah Datar dan berharap bantuan bisa bermanfaat bagi masyarakat penerima.
Selanjutnya Wakil Ketua Baznas Tanah Datar, Beny Apero, menjelaskan Rincian Penyaluran Bantuan nmerupakan hasil penghimpunan dari para muzakki (pembayar zakat) yang mempercayakan amanahnya kepada Baznas.
Bantuan tersebut menyasar 81 Kepala Keluarga (KK)
Kategori Bantuan Jumlah Penerima Nominal per Penerima Total Dana
Santunan Kematian 3 Orang masing masing Rp10.000.000 total Rp30.000.000, –
Perbaikan Rumah Rusak Ringan 78 Unit masing masing Rp7.000.000 total Rp546.000.000.
Total Keseluruhan 81 KK – Rp576.000.000.
“Bantuan ini adalah bentuk nyata kepedulian para muzakki melalui Baznas Tanah Datar. Kami berharap dana ini dapat digunakan sebaik mungkin untuk memperbaiki hunian warga,” ujar Beny Apero dalam laporan
Bupati Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Baznas Tanah Datar dan para muzakki. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat sangat krusial dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Lebih lanjut, Bupati berharap agar koordinasi yang solid ini terus dipertahankan. Menurutnya, penanganan bencana bukan hanya soal bantuan logistik saat kejadian, tetapi juga pendampingan berkelanjutan hingga masyarakat kembali hidup normal. (Vr)






