Tips Tetap Sehat Saat Lebaran, Jangan Kalap Setelah Puasa

Agar berat badan tak naik setelah lebaran, ikuti tips sehat dari ahli.
Agar berat badan tak naik setelah lebaran, ikuti tips sehat dari ahli.

Jakarta – Perayaan Lebaran selalu identik dengan kebahagiaan sekaligus tantangan, terutama dalam hal pola makan. Setelah sebulan menjalani Ramadhan, berbagai hidangan khas seperti opor, rendang, hingga kue manis kerap membuat orang sulit menahan diri.

Perubahan pola makan pun sering terjadi secara drastis. Dari jadwal teratur saat sahur dan berbuka, banyak orang beralih ke kebiasaan makan tanpa batas waktu dan porsi yang lebih besar.

Kondisi ini dikenal sebagai peralihan dari fase puasa ke fase makan bebas. Menurut Rimbawan, perubahan mendadak tersebut bisa berdampak pada tubuh jika tidak diatur dengan baik.

Ia menjelaskan bahwa sistem pencernaan membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali. Konsumsi makanan tinggi lemak dan gula secara berlebihan setelah puasa berpotensi memicu gangguan kesehatan, mulai dari masalah pencernaan hingga risiko penyakit kronis.

Tidak sedikit orang yang mengalami keluhan seperti perut kembung, diare, bahkan kenaikan berat badan setelah Lebaran. Jika kebiasaan ini terus berlanjut, risiko seperti obesitas, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung juga bisa meningkat.

Agar tetap sehat tanpa mengurangi keseruan momen Lebaran, ada beberapa langkah yang bisa diterapkan:

Mulai makan secara bertahap
Hindari langsung makan dalam jumlah besar. Pilih porsi kecil terlebih dahulu dengan komposisi seimbang, seperti sayur, buah, protein, dan lemak sehat agar tubuh tidak “kaget”.

Tetap bergerak aktif
Walau suasana libur identik dengan santai, aktivitas ringan seperti berjalan kaki tetap penting untuk menjaga keseimbangan energi dan mencegah penumpukan lemak.

Perhatikan porsi makan
Mengontrol jumlah makanan menjadi kunci utama. Cobalah berhenti sebelum merasa terlalu kenyang agar asupan kalori tetap terjaga.

Cukupi kebutuhan cairan dan istirahat
Minum air yang cukup, tidur berkualitas, serta mengelola stres berperan besar dalam menjaga kondisi tubuh tetap optimal selama masa libur.

Selain itu, asupan nutrisi seperti omega-3, vitamin D, antioksidan, dan triptofan juga dapat membantu menjaga kesehatan fisik sekaligus mental di tengah aktivitas silaturahmi yang padat.

Di sisi lain, tekanan sosial saat berkunjung ke rumah kerabat sering kali membuat seseorang sulit menolak makanan. Untuk menyiasatinya, Anda bisa menolak dengan sopan atau memilih hidangan yang lebih ringan seperti buah.

Menjaga keseimbangan antara menikmati hidangan dan mengontrol pola hidup menjadi kunci agar Lebaran tetap menyenangkan tanpa mengorbankan kesehatan.(BY)