Padang Pariaman – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat turut menghadiri kegiatan uji coba rekayasa lalu lintas dengan skema *One Way* yang dimulai dari Exit Tol Padang–Sicincin pada Senin (16/3).
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah koordinasi lintas instansi dalam mempersiapkan pengelolaan arus lalu lintas menjelang periode mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Uji coba rekayasa lalu lintas tersebut melibatkan berbagai pihak terkait, di antaranya Kepolisian, Dinas Perhubungan, pengelola jalan tol, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi pendukung lainnya termasuk PT Jasa Raharja. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi peningkatan volume kendaraan yang diperkirakan terjadi pada jalur-jalur utama di wilayah Sumatera Barat selama masa mudik Lebaran.
Dalam pelaksanaannya, skema rekayasa lalu lintas One Way diuji untuk melihat efektivitas pengaturan arus kendaraan yang keluar dari ruas Tol Padang–Sicincin menuju jalur arteri utama. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurai potensi kepadatan kendaraan yang biasanya meningkat secara signifikan selama periode libur panjang Idulfitri.
Selain sebagai simulasi pengaturan lalu lintas, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi seluruh instansi yang terlibat untuk memastikan kesiapan personel, sistem pengaturan lalu lintas, serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan bahwa kegiatan uji coba rekayasa lalu lintas ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
“Uji coba rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan pengaturan arus kendaraan dapat berjalan dengan baik saat periode mudik Lebaran. Dengan adanya simulasi seperti ini, seluruh pihak dapat mengevaluasi kesiapan operasional di lapangan sehingga pengelolaan lalu lintas dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujar Teguh.
Ia menambahkan bahwa Jasa Raharja mendukung penuh berbagai langkah yang dilakukan oleh para stakeholder dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.
“Jasa Raharja terus berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam mendukung keselamatan transportasi. Kami juga terus memperkuat kesiapsiagaan operasional, termasuk melalui koordinasi dengan pihak kepolisian, rumah sakit, serta instansi terkait lainnya dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.
Menurut Teguh, sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama dengan adanya peningkatan mobilitas kendaraan selama periode libur Lebaran.
“Kami berharap melalui berbagai langkah antisipatif seperti ini, potensi kepadatan lalu lintas dapat dikelola dengan baik. Dengan koordinasi yang kuat antara seluruh pihak terkait, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” jelasnya.
Melalui kegiatan uji coba rekayasa lalu lintas ini, diharapkan seluruh instansi yang terlibat dapat semakin memperkuat koordinasi serta kesiapsiagaan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran. Dengan persiapan yang matang serta kerja sama yang solid antarinstansi, diharapkan perjalanan masyarakat selama periode Idulfitri 1447 H dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar di wilayah Sumatera Barat.(*)






