Konflik AS-Israel dan Iran Ganggu Penerbangan, Sejumlah Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi

Jemaah umrah di Arab Saudi.
Jemaah umrah di Arab Saudi.

Jeddah – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah jemaah umrah yang belum dapat kembali ke Indonesia akibat perubahan jadwal penerbangan. Penyesuaian jadwal ini terjadi menyusul situasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Staf Teknis Urusan Haji di Jeddah, M Ilham Effendy, menjelaskan bahwa petugas di lapangan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. Komunikasi dilakukan antara jemaah, maskapai penerbangan, serta penyelenggara perjalanan guna memastikan kepulangan dapat berjalan dengan aman.

Menurut Ilham, tim terus menjembatani komunikasi dengan maskapai dan biro perjalanan agar proses pemulangan jemaah bisa menyesuaikan dengan jadwal penerbangan yang tersedia.

Sejumlah Jemaah Mengalami Penjadwalan Ulang

Berdasarkan data yang dihimpun hingga 8 Maret 2026, terdapat beberapa kelompok jemaah yang terdampak perubahan jadwal penerbangan menuju Indonesia.

Kelompok pertama berasal dari biro perjalanan PT BMA. Sebanyak 17 jemaah yang saat ini berada di Makkah dijadwalkan kembali ke Indonesia melalui penerbangan pengganti pada 10 dan 14 Maret 2026.

Kelompok kedua berasal dari PT RLW dengan jumlah 67 jemaah. Sebagian dari mereka sudah berhasil pulang ke Tanah Air pada 9 Maret menggunakan maskapai Ethiopian Airlines serta Garuda Indonesia. Sementara sisanya masih menunggu kepastian jadwal penerbangan berikutnya.

Selain itu, tim juga membantu lima jemaah umrah yang melakukan perjalanan secara mandiri. Mereka sebelumnya terdampak pembatalan penerbangan pada rute Madinah menuju Mumbai.

Saat ini, maskapai tengah memproses pengembalian dana tiket sekaligus penjadwalan ulang perjalanan. Para jemaah tersebut rencananya akan diberangkatkan menggunakan Saudia Airlines pada 15 Maret 2026.

Ribuan Jemaah Sudah Pulang ke Indonesia

Dalam periode pemantauan yang sama, KJRI Jeddah juga mencatat pergerakan kepulangan jemaah umrah asal Indonesia.

Tercatat sebanyak 2.062 jemaah telah kembali ke Tanah Air dalam beberapa hari terakhir. Secara keseluruhan, jumlah jemaah yang sudah pulang sejak 28 Februari hingga 8 Maret 2026 mencapai 19.509 orang.

Di sisi lain, pada 8 Maret tercatat pula kedatangan 434 jemaah baru dari Indonesia yang tiba di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah umrah.

Ilham menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait agar proses perjalanan para jemaah dapat berjalan lancar hingga mereka kembali ke Indonesia.(BY)