Jasa Raharja Sumatera Barat Gelar Rapat Tim Pembina Samsat, Bahas Peningkatan Pelayanan Kesamsatan

Padang, fajarharapan.id – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat bersama Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat koordinasi guna membahas berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesamsatan kepada masyarakat. Rapat yang berlangsung pada Senin (9/3) tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam pengelolaan pelayanan administrasi kendaraan bermotor di Provinsi Sumatera Barat.

Rapat Tim Pembina Samsat ini dihadiri oleh unsur pembina Samsat yang terdiri dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Barat, Kepolisian Daerah Sumatera Barat, serta PT Jasa Raharja. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi penting untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

*Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan bahwa rapat Tim Pembina Samsat memiliki peran penting dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi guna meningkatkan pelayanan kesamsatan yang lebih efektif dan efisien.

“Melalui rapat ini, Tim Pembina Samsat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sinergi yang kuat antarinstansi sangat diperlukan agar pelayanan kesamsatan di Sumatera Barat dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar Teguh Afrianto.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan utama. Salah satunya adalah Program Gebyar Apresiasi Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor, yang dirancang sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah patuh dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu. Selain memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang patuh, program ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Selain itu, rapat juga membahas optimalisasi penggunaan *aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional)* sebagai salah satu inovasi layanan berbasis digital yang memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara daring.

Dengan memanfaatkan aplikasi SIGNAL, masyarakat dapat melakukan pengesahan STNK tahunan dan pembayaran pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan dan efisiensi bagi masyarakat.

Agenda lainnya yang turut menjadi pembahasan adalah upaya peningkatan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Polri yang merupakan bagian dari pelayanan terpadu Samsat.

Menurut Teguh Afrianto, peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan publik serta memberikan perlindungan bagi masyarakat pengguna jalan.

Ia menambahkan bahwa dana yang berasal dari SWDKLLJ memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat apabila terjadi kecelakaan lalu lintas jalan.

“Melalui sinergi yang kuat antara Jasa Raharja, Bapenda, dan Kepolisian, kami berharap pelayanan Samsat di Sumatera Barat dapat terus ditingkatkan. Selain itu, kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor juga diharapkan semakin meningkat,” tutup Teguh Afrianto.

Melalui rapat koordinasi ini, Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dan menghadirkan berbagai inovasi pelayanan guna memberikan kemudahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesamsatan kepada masyarakat di Sumatera Barat.(*)