TSR 7 Pemkab Padang Pariaman Tebar Pesan Damai Harapan Baru di Kampuang Dadok Kuranji Hulu

Padang Pariaman – Suasana Mushalla Darul Akhirah Rakie, Nagari Persiapan Kampung Dadok, Kecamatan Sungai Garinggiang, Selasa malam (24/2/2026), terasa lebih hidup dari biasanya. Di tengah kekhusyukan Ramadhan, rombongan Tim Safari Ramadhan (TSR) 7 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat hadir membawa pesan persatuan dan kabar pembangunan.

TSR 7 Pemkab Padang Pariaman ini dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Pariaman, Yulanto Prafifto Utomo, kunjungan itu menjadi momen silaturahmi yang sarat makna.

Bersama Yulanto, tampak Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Drs. Azwarman, MM, Kepala Dinas Perikanan Khairul Nizam, S.Pi, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Rafdal Andrianos, ST, MPSDA.

Kehadiran mereka merupakan bagian dari 10 TSR Pemkab Padang Pariaman yang serentak turun ke masjid dan mushalla di berbagai penjuru nagari di Padang Pariaman malam itu. Ini sebuah gerak bersama yang ingin mendekatkan pemerintah dengan denyut kehidupan masyarakat.

Dalam sambutannya, Yulanto menegaskan bahwa kehadiran TSR bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Menurutnya, ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah untuk menjalin silaturahmi, mempererat ukhuwah Islamiyah. Sekaligus menyampaikan arah dan capaian pembangunan secara langsung kepada masyarakat.

Ia mengajak jamaah menjadikan Ramadhan sebagai madrasah pembinaan diri. Memperbanyak amal saleh serta meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah.

Yulanto yang sebelumnya pernah menjabat Ketua Pengadilan Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, juga menyinggung perbedaan penentuan awal puasa yang terjadi tahun ini.

Ia menyebut hal itu sebagai khilafiyah yang telah lama menjadi bagian dari khazanah keilmuan Islam. “Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, apalagi jadi sumber perpecahan. Mari jadikan sebagai rahmat,” ujarnya, disambut anggukan jamaah.

Sementara itu, Wali Nagari Kuranji Hulu Salman Hardani, ST menyampaikan terima kasih atas kunjungan TSR 7 Pemkab Padang Pariaman.

Ia memaparkan bahwa Nagari Pemekaran Kampung Dadok dari Nagari Kuranji Hulu tengah berbenah diri. Merehabilitasi bekas kantor kepala desa lama menjadi kantor sementara Wali Nagari Persiapan dengan anggaran Rp112 juta.

“Berkat kerja sama ranah dan rantau, dana sekitar Rp70 juta telah terkumpul dan digunakan untuk proses rehab tersebut,” kata Salman Hardani yang juga salahseorang Penghulu Adat.

Untuk sementara, sebutnya, pelayanan administrasi masih menumpang di rumah warga di samping bangunan yang sedang direnovasi.

Salman juga mengimbau masyarakat bahwa kini pengurusan administrasi sudah dapat dilakukan di Nagari Pemekaran Kampung Dadok tanpa harus lagi ke nagari induk di Batu Mengaum.

Langkah kecil namun penting itu menjadi simbol kemandirian nagari yang mulai tumbuh dari semangat gotong royong warganya.

Pada kesempatan tersebut, Yulanto menyerahkan bantuan Rp15 juta untuk pembangunan Mushalla Darul Akhirah Rakie yang diterima Kalilurasyad, S.Pd. Kepala DPPKB Azwarman turut menyerahkan seperangkat Al-Qur’an untuk jamaah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah Nuzul Qur’an oleh Ustadz Kambardi Tuangku Sidi. Hadir pula Camat Sungai Geringging Afrizaldi, SE bersama Forkopimca, Ketua Bamus, perangkat nagari, dan tokoh masyarakat.

Di Kampung Dadok malam itu, Ramadhan terasa bukan hanya tentang ibadah. Tetapi tentang kebersamaan yang terus dirawat demi masa depan nagari.(bay).