Padang  

Sambut Ramadan 1447 H, Ribuan Warga Padang Terima Bantuan Pangan dan Doorprize Umrah

Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan bantuan.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan bantuan.

Padang – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, semangat berbagi dan solidaritas sosial mulai terasa kuat di Kota Padang.

Momentum ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang masih dalam proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi akhir tahun lalu.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara simbolis menyerahkan bantuan sosial berupa 50 ton beras kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan donasi pribadi dari tokoh masyarakat sekaligus pengusaha, Dani Faizal Rajo Mantari Alam.

Penyerahan bantuan yang digelar di kawasan Perumnas Belimbing dan Kecamatan Lubuk Kilangan, Sabtu (14/2/2026), disambut antusias oleh ribuan warga.

Dalam sambutannya, Fadly Amran memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian sosial Dani Faizal. Menurutnya, aksi ini merupakan contoh nyata kolaborasi masyarakat dalam membantu pemerintah menangani isu kesejahteraan sosial, khususnya pada masa pemulihan pascabencana.

“Kami berharap ini menjadi teladan bagi seluruh kaum muslim untuk saling berbagi menjelang Ramadan. Kepedulian seperti yang ditunjukkan oleh Bapak Dani Faizal patut ditiru oleh masyarakat Kota Padang yang memiliki rezeki lebih,” ujar Fadly.

Sementara itu, Dani Faizal Rajo Mantari Alam menuturkan bahwa kegiatan berbagi ini bukanlah aksi dadakan, melainkan tradisi tahunan sejak 2018. Baginya, menyambut Ramadan harus diawali dengan membersihkan harta dan membagikan kebahagiaan kepada sesama.

“Bantuan beras ini bertujuan meringankan beban saudara-saudara kita, khususnya memastikan ketersediaan pangan selama menjalankan ibadah puasa. Setiap kepala keluarga menerima 10 kilogram beras,” jelas Dani.

Acara semakin meriah dengan adanya doorprize, di mana warga yang beruntung berkesempatan mendapatkan hadiah tabungan hingga paket ibadah umrah ke Tanah Suci. Hadiah ini menjadi motivasi tambahan bagi warga di tengah tekanan ekonomi.

Selain membahas bantuan fisik, Fadly Amran juga menekankan pentingnya pembangunan mental spiritual melalui revitalisasi rumah ibadah. Ia mengajak masyarakat menggabungkan semangat berbagi dengan program unggulan Pemko Padang, yaitu Smart Surau.

Program ini bertujuan mengembalikan surau sebagai pusat pendidikan, pembinaan karakter generasi muda, dan kegiatan sosial, bukan hanya sebagai tempat salat.

“Mari maksimalkan Smart Surau di Ramadan 1447 H ini. Hidupkan kembali kegiatan seperti Subuh Mubarakah, pesantren kilat, dan diskusi keumatan. Surau harus kembali menjadi jantung kehidupan masyarakat Minangkabau,” ajak Fadly.

Menutup kegiatan, Fadly Amran menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh warga Kota Padang, sekaligus berharap Ramadan kali ini menjadi momentum kebangkitan Kota Padang menuju masyarakat yang lebih religius, sejahtera, dan tangguh terhadap bencana.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan partisipasi aktif tokoh masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang luas. Di tengah tantangan pemulihan ekonomi dan pascabencana, semangat gotong royong tetap menjadi modal sosial terkuat warga Kota Padang.(des*)