Kota Pariaman – Deru mesin pengecoran memecah kesunyian di kawasan Gelanggang Olahraga Rawang, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (12/2/2026). Di tengah proses pembangunan yang terus dipacu, Wali Kota Pariaman, Yota Balad, turun langsung meninjau progres jogging track yang digadang-gadang menjadi ruang olahraga modern bagi masyarakat.
Kunjungan ini menjadi simbol keseriusan pemerintah menghidupkan kembali fasilitas olahraga yang sempat redup aktivitasnya.
Di lokasi, Yota Balad bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR dan Pertanahan, Riko Jamal, memeriksa detail pengerjaan lintasan lari. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari kualitas material hingga kesesuaian spesifikasi teknis yang telah dirancang.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga ketahanan fasilitas agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Proyek revitalisasi GOR Rawang kini menunjukkan perkembangan signifikan. Lintasan sepanjang 240 meter dengan lebar lima meter telah memasuki tahap pengecoran.
Selain itu, sistem drainase di sekitar lintasan juga diperbaiki guna mengantisipasi genangan air saat hujan, persoalan klasik yang selama ini kerap mengganggu aktivitas olahraga warga.
Menariknya, pembangunan ini dilakukan tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah Kota Pariaman bersama unsur legislatif memilih jalur kolaborasi untuk memastikan GOR Rawang tetap dapat direvitalisasi.
Strategi ini mencerminkan upaya kreatif pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.
Yota Balad menargetkan jogging track tersebut dapat segera digunakan masyarakat dalam waktu sekitar satu minggu. Meski demikian, penyempurnaan fasilitas tetap akan dilakukan, termasuk tahap pengecatan lintasan demi meningkatkan kenyamanan dan estetika kawasan olahraga tersebut.
Pemerintah ingin memastikan fasilitas yang dibangun tidak sekadar fungsional, tetapi juga memberikan pengalaman olahraga yang menyenangkan.
GOR Rawang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat Pariaman. Namun, minimnya perawatan sempat membuat kawasan tersebut kehilangan daya tariknya.
Revitalisasi yang sedang berlangsung diharapkan mampu mengembalikan fungsi GOR sebagai ruang pembinaan atlet sekaligus tempat berkumpulnya masyarakat dalam aktivitas positif.
Pemerintah Kota Pariaman menaruh harapan besar terhadap keberadaan jogging track baru ini. Selain mendorong gaya hidup sehat, fasilitas tersebut juga diproyeksikan menjadi magnet wisata olahraga lokal.
Jika terealisasi optimal, GOR Rawang bukan hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial yang memperkuat kebersamaan masyarakat serta menambah daya tarik kunjungan ke Kota Pariaman.(mak).






