Solsel, faiarharapan.id – Musrenbang KPGD menampung sejumlah usulan masyarakat yang disampaikan dan disetujui Kamis,11/2/2026
Hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh mulai dari peningkatan sejumlah jalan hingga pembangunan sarana dan prasarana penunjang belajar mengajar di sejumlah sekolah.
Rinciannya, peningkatan jalan di Jorong Sungai Kalu I dan Jorong Pinti Kayu Gadang. Selain itu juga pembangunan jembatan di Jorong Bancah dan Jorong Sungai Kalu II.
Pada bidang ekonomi dan sumber daya alam, masyarakat menyetujui pengajuan pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jaringan irigasi Usaha Tani di Sungai Kapur dan Bancah, serta pengadaan alsintan untuk petani di Nagari Pakan Rabaa Timur.
Terakhir, untuk bidang pemerintahan dan pembangunan manusia diusulkan pembangunan sarana dan prasarana di SD N 16 Sungai Kapur, SD N 20 Sungai Rambutan, dan SD N 12 Sungai Manau.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas dalam sambutannya pada Musrenbang di kecamatan ini menyampaikan setiap perencanaan yang disampaikan dalam musrenbang ini harus mempertimbangkan prioritas pembangunannya.
“Pemerintah kabupaten menyadari bahwa dana transfer itu makin kecil setiap tahun, termasuk dana transfer ke nagari. Sehingga tantangan pembangunan ke depan makin besar. Perencanaan harus dipersiapkan sematang mungkin lantaran kewenangan otonomi daerah terus ditarik ke pusat,” kata Khairunas siang ini.
Namun demikian, Bupati menegaskan bahwa kendati semakin menipisnya dana transfer ini juga diimbangi dengan terus meningkatnya anggaran pembangunan dari pusat ke Kabupaten Solok Selatan melalui berbagai sumber di luar dana APBD.
Menurutnya ini menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten tidak akan tinggal diam dalam memperjuangkan pembangunan daerah.
“Saya minta juga kepada DPRD, tokoh masyarakat, dan tokoh adat mari bersama membangunan daerah dengan kekompakan dan dukungannya,” imbuh Khairunas.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan yang diwakili oleh Anggota DPRD Indra Sari Putra mengatakan DPRD terus mengawal setiap perencanaan pembangunan daerah. Sehingga pembangunan yang dianggarkan setiap tahunnya di APBD dipastikan merata di setiap wilayah Solok Selatan.
“Semua kegiatan pembangunan tersebar di seluruh wilayah sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah serta kewenangannya,” kata Indra.
Untuk itu, dia meminta masyarakat harus memanfaatkan semaksimal mungkin forum seperti Musrenbang ini untuk memasukkan usulan kegiatan pembangunan yang dibutuhkan.
Kegiatan ini juga turut dihadari oleh Wakil Bupati Solok Selatam H. Yulian Efi, Sekretaris Daerah Dr. H. Syamsurizaldi, Anggota DPRD, Forkopimcam, jajaran Kepala OPD, dan perwakilan masyarakat. (sdw/rilis)






