Jasa Raharja Sumbar dan Mitra Bedah 7 Titik Rawan Laka di Padang

Padang – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Padang terus diperkuat. Selasa, 10 Februari 2026, Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat menghadiri sekaligus berpartisipasi aktif dalam kegiatan Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kota Padang yang digelar di Kantor Satlantas Polresta Padang, tepatnya di Unit Gakkum.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk membedah data kecelakaan tahun 2025 sekaligus merumuskan langkah konkret penanganan di lapangan. Hadir dalam forum tersebut Kanit Gakkum Polresta Padang Iptu Zulkifli, Kanit Kamsel Polresta Padang Iptu Adha Tawar, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Padang Andri Susanto, serta perwakilan Dinas PUPR Kota Padang Bidang Bina Marga Erwin Fenti.

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa isu keselamatan jalan tidak bisa ditangani secara parsial, melainkan harus dikerjakan bersama dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, peserta melakukan analisis mendalam terhadap data kecelakaan yang terjadi sepanjang tahun 2025 di Kota Padang. Dari hasil pemetaan, dibahas tujuh kecamatan yang masuk kategori titik rawan laka. Analisa tidak hanya berhenti pada angka, tetapi juga menelusuri faktor penyebab, karakteristik kecelakaan, kondisi geometrik jalan, hingga perilaku pengguna jalan.

Sebagai tindak lanjut, tim sepakat melakukan survei lapangan bersama di tujuh ruas jalan yang teridentifikasi sebagai titik rawan kecelakaan. Survei ini bertujuan memastikan kondisi riil di lapangan, mulai dari rambu, marka, penerangan jalan, hingga potensi konflik arus lalu lintas. Hasil survei akan menjadi dasar rekomendasi teknis bagi instansi terkait untuk perbaikan infrastruktur maupun rekayasa lalu lintas.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, FKLL juga membahas rencana lanjutan edukasi keselamatan berbasis domisili di sejumlah kelurahan. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena menyasar langsung masyarakat yang tinggal di sekitar titik rawan laka. Selain itu, sebagai langkah preventif jangka pendek, akan dipasang spanduk keselamatan di tujuh titik rawan kecelakaan guna mengingatkan pengguna jalan agar lebih waspada.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan FKLL tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, dan seluruh pemangku kepentingan dalam forum ini. Analisa berbasis data dan tindak lanjut yang konkret merupakan kunci untuk menekan angka kecelakaan. Jasa Raharja mendukung penuh langkah-langkah preventif seperti survei lapangan dan edukasi keselamatan, karena perlindungan terbaik bagi masyarakat adalah mencegah kecelakaan itu sendiri,” ujar Teguh Afrianto.

Melalui forum ini, diharapkan penanganan titik rawan laka di Kota Padang tidak lagi bersifat reaktif, melainkan sistematis dan terukur. Dengan kolaborasi yang konsisten, Kota Padang diharapkan dapat menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.(*)