Kota Pariaman – Suasana Minggu (8/2/2026) pagi di Mesjid Baiturrahim, Dusun Simpang Raya, Desa Talago Sariak, Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat mendadak berubah menjadi lautan semangat gotong royong.
Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, kolaborasi antara TNI dan Pramuka menjelma menjadi gerakan sosial yang bukan sekadar bersih-bersih, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang makna kesiapan spiritual.
Derap langkah para prajurit, anggota Pramuka, serta masyarakat menyatu dalam satu tujuan: menghadirkan rumah ibadah yang layak dan menenangkan bagi umat Muslim.
Kolaborasi lintas sektor itu terlihat solid melalui sinergi antara Kodim 0308 Pariaman dan Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka 031604 Kecamatan Pariaman Timur.
Kegiatan yang memadukan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang diinisiasi TNI dan Bakti Sosial dari Kwarran Pramuka tersebut berhasil menggugah partisipasi luas. Tak hanya aparat, berbagai elemen masyarakat turut terlibat, menunjukkan bahwa semangat persatuan masih menjadi denyut nadi kehidupan sosial di daerah pesisir itu.
Apel gabungan yang menjadi pembuka kegiatan dipimpin langsung Dandim 0308 Pariaman, Letnan Kolonel Infanteri M.Nurman Setiaji.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, melainkan refleksi kesiapan batin umat dalam menyongsong bulan penuh ampunan.
Ia menilai, tempat ibadah yang bersih akan menghadirkan kenyamanan sekaligus menumbuhkan kekhusyukan dalam beribadah.
Gerakan ASRI, menurut Letkol Inf M.Nurman Setiaji, merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui kegiatan tersebut, TNI tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menguatkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Ia menegaskan bahwa pembinaan karakter generasi muda melalui aksi nyata menjadi investasi penting dalam menjaga semangat gotong royong yang mulai tergerus zaman.
Usai apel, para peserta langsung menyebar menjalankan tugas. Bagian dalam mesjid dibersihkan secara menyeluruh, mulai dari karpet, mimbar, lantai hingga kaca-kaca yang selama ini luput dari perhatian.
Di bagian luar, halaman ditata, atap mesjid dibersihkan, serta area wudhu dipastikan higienis. Suasana kerja bakti berlangsung penuh kekompakan, mencerminkan harmoni antara aparat dan masyarakat.
Kehadiran unsur Polri, Sekretaris Camat Pariaman Timur Ahmad Syaukani, Kepala Desa Talago Sariak beserta perangkatnya, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat semakin mempertegas dukungan terhadap gerakan sosial tersebut.
Partisipasi mereka menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap tempat ibadah merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata urusan lembaga tertentu.
Sementara itu, Ketua Kwarran Pariaman Timur, Kak Devina Heriyanti, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menciptakan suasana masjid yang lebih bersih, indah, dan menenangkan.
Ia menilai, Bhakti Sosial yang digelar bersama Dewan Kerja Ranting Partim ini menjadi langkah lanjutan setelah agenda konsolidasi organisasi sebelumnya.
Dengan lingkungan ibadah yang nyaman, masyarakat diharapkan dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang lebih lapang dan ibadah yang semakin khusyuk.(mak).






