Jakarta – Konsumsi protein tidak hanya berfungsi membantu rasa kenyang lebih lama, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan dan usus. Karena itu, memilih sumber protein yang tepat menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Protein memang dibutuhkan tubuh, namun tidak semua jenis mudah dicerna. Beberapa sumber, seperti daging merah tertentu, dapat memberi beban lebih pada sistem pencernaan. Pilihan terbaik adalah makanan tinggi protein yang juga mengandung serat atau komponen pendukung kesehatan usus.
Berikut sejumlah sumber protein yang baik untuk menjaga fungsi pencernaan:
1. Greek yogurt
Dibandingkan yogurt biasa, Greek yogurt memiliki kadar protein lebih tinggi. Produk ini juga mengandung probiotik yang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, mendukung proses pencernaan, serta memperkuat daya tahan tubuh terhadap infeksi.
Ahli gizi Lindsay Malone menjelaskan bahwa makanan kaya probiotik dapat menambah dan memperkuat populasi bakteri baik alami dalam mikrobioma usus.
2. Tempe
Tempe merupakan sumber protein nabati yang terjangkau dan mudah ditemukan. Dalam porsi sekitar 3,5 ons, tempe menyediakan kurang lebih 20 gram protein sekaligus serat.
Selain itu, tempe mengandung probiotik dan prebiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Bahan pangan ini juga fleksibel diolah menjadi berbagai hidangan, seperti tumisan, isi sandwich, hingga campuran salad.
3. Ikan berlemak
Mengonsumsi ikan setidaknya dua kali seminggu dianjurkan karena kandungan protein dan asam lemak omega-3 yang tinggi. Selain mendukung kesehatan usus, omega-3 juga berperan dalam fungsi otak.
Menurut Malone, sifat antiinflamasi omega-3 dapat membantu meredakan gangguan pada saluran pencernaan.
4. Telur
Telur kerap disebut sebagai makanan bernutrisi lengkap karena mudah diperoleh, harganya terjangkau, dan kandungan gizinya beragam. Satu butir telur besar mengandung sekitar 6 gram protein.
Di dalamnya juga terdapat kolin, selenium, lutein, dan zeaxanthin, serta sembilan asam amino esensial yang penting untuk menjaga dan memperbaiki lapisan usus.
5. Susu sapi dan olahannya
Susu serta produk turunannya termasuk sumber protein yang baik bagi kesehatan usus. Sekitar 240 mililiter susu mengandung kurang lebih 8 gram protein.
Ahli gizi Lauren Twigge menyebutkan bahwa susu juga kaya vitamin D yang berperan dalam mengurangi peradangan serta mendukung keseimbangan mikrobioma usus.(BY)






