Padang – Pemerintah Kota Padang menyelenggarakan Pelatihan Master of Trainer (MoT) Pesantren Ramadan 1447 H/2026 sebagai persiapan instruktur yang akan memimpin kegiatan Pesantren Ramadan di masjid dan musala di seluruh Kota Padang.
Pelatihan yang digelar di Hotel Rangkayo Basa pada Selasa-Rabu (3-4 Februari 2026) ini diikuti 150 peserta dari berbagai kecamatan.
Mengusung tema “Pesantren Ramadan Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas materi, metode pengajaran, serta pelaksanaan program di lapangan.
Pj. Sekda Padang, Raju Minropa, yang mewakili Wali Kota Padang, menekankan bahwa Pesantren Ramadan merupakan program strategis untuk membina karakter generasi muda, menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, dan memperdalam pemahaman keagamaan.
“Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dari pengurus masjid, guru, instruktur, masyarakat, dan keluarga. Mari kita wujudkan bersama agar generasi muda Kota Padang tumbuh beriman dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Kepala Bagian Kesra Setdako Padang, Jasman, menjelaskan bahwa Pesantren Ramadan 1447 H/2026 akan berlangsung mulai 23 Februari hingga 15 Maret 2026 di lebih dari 1.000 masjid dan musala, dengan estimasi peserta sekitar 85.000 siswa SD/MI dan SMP/MTs.
Selain pembelajaran keagamaan, program ini juga dilengkapi berbagai aktivitas ekstrakurikuler, Festival Surau, dan lomba Smart Surau terbaik sebagai bagian dari penguatan konsep Smart Surau di Kota Padang. Peserta yang beragama nonmuslim mengikuti kegiatan serupa di rumah ibadah masing-masing.(des*)






