Tekno  

Tujuh Bulan Dirilis, Android 16 Baru Digunakan 7,5 Persen Perangkat

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta – Sistem operasi terbaru Google, Android 16, pertama kali diperkenalkan pada Juni 2025 dan langsung tersedia untuk lini ponsel Pixel. Seiring waktu berjalan, sejumlah produsen Android lain juga mulai mendistribusikan pembaruan tersebut ke perangkat mereka. Namun, sejauh mana adopsi Android 16 di ekosistem Android saat ini?

Google baru-baru ini merilis data terbaru terkait penyebaran versi Android berdasarkan catatan per 1 Desember 2025. Perlu diperhatikan, data ini dirilis dengan jeda waktu lebih dari satu bulan sejak pengumpulan terakhir.

Berdasarkan laporan tersebut, hanya sekitar 7,5 persen dari total perangkat Android aktif di seluruh dunia yang sudah menjalankan Android 16. Persentase ini memang terbilang kecil, tetapi kondisi tersebut bukan hal yang mengejutkan mengingat ekosistem Android terdiri dari banyak produsen dengan variasi perangkat yang sangat luas. Hal ini membuat proses pembaruan sistem operasi jauh lebih kompleks dibandingkan platform tertutup seperti iOS.

Mengutip laporan GSM Arena, versi Android yang saat ini paling dominan justru adalah Android 15 dengan pangsa penggunaan 19,3 persen. Di belakangnya menyusul Android 14 sebesar 17,2 persen, serta Android 13 yang masih bertahan dengan 13,9 persen.

Sementara itu, Android 16 belum menembus jajaran teratas dan masih berada di urutan ketujuh. Versi ini bahkan masih kalah populer dibandingkan Android 11, Android 12, dan Android 10 yang masing-masing masih digunakan oleh banyak perangkat lama.

Meski begitu, angka adopsi Android 16 diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan, seiring semakin banyak produsen yang merilis pembaruan untuk lini produk mereka.(BY)