Kecelakaan Tunggal di Kelok 9, Mobil Terjun ke Jurang di Lima Puluh Kota

Evakuasi korban Kecelakaan Kelok 9.
Evakuasi korban Kecelakaan Kelok 9.

Limapuluh Kota – Satuan Lalu Lintas Polres Lima Puluh Kota memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera Barat–Riau, tepatnya di KM 22 Jembatan Aia Sirah, Jorong Aia Putiah, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kecelakaan terjadi pada Sabtu (31/1) sekitar pukul 07.30 WIB. Satu unit kendaraan dilaporkan terjun ke jurang di kawasan jalan yang dikenal rawan kecelakaan, khususnya di wilayah Kelok 9.

Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota, IPDA Zarwiko Irzal, menjelaskan bahwa dari keterangan awal, kendaraan diduga kehilangan kendali saat melintas di lokasi. Dugaan sementara, pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.

“Mobil diduga keluar jalur akibat sopir mengantuk. Namun, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar IPDA Zarwiko.

Setelah menerima laporan, personel Satlantas Polres Lima Puluh Kota segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP dan pengaturan arus lalu lintas, guna mencegah kemacetan dan menjaga kelancaran kendaraan lain yang melintas.

Proses penanganan kecelakaan melibatkan Kanit Turjawali IPDA Rithomi Yoni Arwan, Kanit Gakkum IPDA Doddy Hermansyah, serta anggota Unit Gakkum, Turjawali, Kamsel, dan Baur Tilang. Petugas melakukan sterilisasi lokasi serta membantu evakuasi korban dan kendaraan dengan hati-hati, mengingat medan yang cukup curam dan berisiko.

Akibat kecelakaan, tujuh penumpang mengalami luka-luka, terdiri dari orang dewasa dan anak-anak. Seluruh korban langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Korban bernama Yuli Mayang Sari (32) mengalami patah pada paha kiri dan tangan kiri, sementara Ahmat Syahroni (27) menderita cedera kepala, dada, tulang punggung, dan kaki kiri. Keduanya dirawat di RS Adnan WD.

Korban lainnya, yakni Fairel (10), Alvino (8), Mutiara Amanda (21), Septia Rahayu (24), dan Rendi Admi, mengalami luka dengan tingkat cedera berbeda dan mendapatkan perawatan di RS Adnan WD serta Puskesmas Tanjung Pati.

IPDA Zarwiko menekankan pentingnya kewaspadaan saat berkendara. “Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk menjaga kondisi fisik, beristirahat bila lelah atau mengantuk, serta ekstra hati-hati saat melintasi jalur rawan kecelakaan seperti Kelok 9,” ujarnya.(des*)