Padang — Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kota Padang resmi membuka pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Taekwondo Kota Padang Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Pengcab TI Kota Padang, Mursalim, dan digelar di GOR H. Agus Salim, Minggu (18/1/2026).
Dalam sambutannya, Mursalim menekankan bahwa UKT tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi merupakan bagian penting dari evaluasi proses latihan yang telah dijalani para atlet.
Menurutnya, UKT berperan sebagai sarana pembinaan berkelanjutan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta mental bertanding taekwondoin.
Ia menegaskan bahwa peningkatan tingkat dan sabuk harus diiringi dengan peningkatan sikap dan tanggung jawab atlet. “Ujian kenaikan tingkat menjadi tolok ukur hasil latihan. Kenaikan sabuk harus selaras dengan kedisiplinan, sportivitas, dan tanggung jawab sebagai atlet taekwondo,” ujar Mursalim.
Pada kesempatan tersebut, Mursalim juga memberikan apresiasi kepada atlet-atlet Taekwondo Kota Padang yang sukses mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025.
Atlet berprestasi tersebut di antaranya Jordi Yunior Martha dari Dojang PUPR yang meraih medali perak, M. Azam dari Dojang Imam Bonjol peraih medali perunggu, serta Fauzi Resky H. dari Dojang Speed yang juga meraih medali perunggu.
Selain prestasi di Popnas, Mursalim turut mengapresiasi Jordi Yunior Martha dan M. Azam yang terpilih mengikuti
Seleksi Nasional (Seleknas) menuju Asian Games dan Youth Olympic. Seleksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Januari 2026.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya profesionalisme dalam pembinaan atlet taekwondo. Seluruh pelatih diharapkan memiliki sertifikasi kepelatihan sesuai ketentuan yang berlaku, demi menjaga kualitas latihan sekaligus menjamin keselamatan atlet.
Mursalim juga mengimbau seluruh dojang di Kota Padang untuk mulai mempersiapkan atlet terbaik menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat Tahun 2026.
Ia menegaskan bahwa prestasi membutuhkan proses panjang, perencanaan matang, pelatih yang kompeten, serta atlet yang konsisten dan disiplin.
“Prestasi tidak dapat diraih secara instan. UKT ini menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun prestasi taekwondo Kota Padang ke level yang lebih tinggi,” tegasnya.
UKT Taekwondo Kota Padang Tahun 2026 diikuti oleh 893 taekwondoin dari berbagai dojang di Kota Padang dan berlangsung dengan tertib, aman, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.(des*)






