Jakarta – Sejumlah tanaman berdaun hijau dikenal memiliki manfaat alami untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Mengonsumsi air rebusan daun menjadi alternatif yang kerap dipilih oleh sebagian orang yang ingin mengurangi ketergantungan pada obat kimia dalam menjaga kestabilan gula darah.
Pada dasarnya, gula darah sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi utama bagi sel. Namun, ketika kadarnya melampaui batas normal, kondisi ini dapat memicu hiperglikemia. Jika berlangsung lama, gula darah tinggi berisiko menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, hingga masalah penglihatan.
Beberapa jenis daun mengandung flavonoid, antioksidan, dan serat larut yang dipercaya mampu membantu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta memperlambat penyerapan glukosa di dalam tubuh. Berikut tujuh jenis daun yang rebusannya kerap dimanfaatkan untuk membantu menjaga gula darah tetap terkendali:
1. Daun Salam
Daun salam mengandung flavonoid, polifenol, dan glikosida yang berperan dalam meningkatkan kerja insulin serta menghambat proses pengubahan karbohidrat menjadi gula. Selain membantu menstabilkan gula darah, daun ini juga kaya vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, meredakan peradangan, hingga menjaga kesehatan tubuh secara umum.
2. Daun Meniran
Meniran dikenal memiliki senyawa phyllanthin dan hypophyllanthin yang bersifat hipoglikemik. Kandungan ini membantu menyeimbangkan kadar gula darah. Air rebusan meniran juga diyakini dapat membantu memperbaiki sel beta pankreas sehingga produksi insulin menjadi lebih optimal.
3. Daun Kelor
Daun kelor mampu membantu menurunkan gula darah, baik saat puasa maupun setelah makan. Tanaman ini juga mendukung efektivitas hormon insulin. Kandungan nutrisi seperti vitamin, zat besi, protein, kalsium, kalium, dan magnesium di dalamnya turut menunjang kesehatan tubuh secara menyeluruh.
4. Daun Oregano
Selain dikenal sebagai bumbu masakan, oregano memiliki potensi dalam membantu mengatur kadar gula darah. Tanaman ini dipercaya dapat merangsang kerja pankreas agar produksi insulin meningkat. Oregano juga bermanfaat untuk meredakan flu, membantu melawan infeksi, menurunkan kolesterol jahat, serta memiliki sifat antikanker.
5. Daun Rosemary
Rosemary tak hanya memberi aroma khas pada masakan, tetapi juga memiliki sifat antidiabetik yang membantu menekan lonjakan gula darah. Air rebusannya dapat mendukung kesehatan pencernaan, mencegah kram usus, dan mengurangi sembelit berkat kandungan rosmarinic acid.
6. Daun Gurmar
Gurmar kerap dijuluki sebagai “penghancur gula” karena mengandung asam gimnemik. Senyawa ini dapat menekan reseptor rasa manis di lidah, sehingga mengurangi keinginan mengonsumsi makanan manis dan membantu mengontrol asupan glukosa.
7. Daun Bijak (Sage)
Daun bijak atau sage juga dapat dimanfaatkan untuk membantu menurunkan kadar gula darah, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong. Selain itu, daun ini dipercaya mampu meredakan gejala panas mendadak pada masa menopause, menjaga kesehatan pencernaan, mulut, serta membantu mengatasi masalah kulit.
Ketujuh jenis daun tersebut dapat dijadikan referensi sebagai pendukung alami dalam mengelola gula darah. Meski demikian, sebelum rutin mengonsumsinya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, terutama bagi penderita diabetes atau yang sedang menjalani pengobatan. Pastikan pula daun yang digunakan dalam kondisi bersih dan higienis sebelum direbus.(BY)






