Insentif Mengalir untuk Kader KB Kota Pariaman

Kota Pariaman – Mereka bekerja dalam senyap, mengetuk rumah demi rumah, menjaga ibu dan anak tetap sehat, serta memastikan keluarga tetap kuat di tengah keterbatasan. Rabu (31/12/2025), jerih payah ratusan kader Keluarga Berencana (KB) di Kota Pariaman, akhirnya terobati mendapat pengakuan nyata dari pemerintah daerah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) menyalurkan insentif operasional kepada hampir seribu kader KB yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan keluarga di tingkat desa dan kelurahan.

Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, didampingi Ketua TP PKK Ny. Yosnelli Balad dan Kepala DP3AKB Ika Septia Maulana, di Aula Pertemuan Balai Kota Pariaman. Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat para kader perwakilan kecamatan menerima perhatian yang selama ini dinanti.

Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa insentif tersebut bukan sekadar bantuan finansial, melainkan pengakuan atas pengabdian panjang para kader KB yang telah mengorbankan waktu, tenaga. Bahkan, perasaan demi melayani masyarakat.

“Insentif ini mungkin tidak sebanding dengan pengabdian ibu-ibu semua. Namun inilah bentuk perhatian dan komitmen kami. Peran kader KB dan Posyandu sangat vital. Menjaga kesehatan ibu dan anak, mengawasi tumbuh kembang balita, hingga memberikan edukasi gizi di tengah masyarakat,” tegas Yota Balad.

Ia menyebut kader KB sebagai pejuang kemanusiaan di garis terdepan, yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Tanpa mereka, berbagai program kesehatan dan kependudukan sulit menjangkau masyarakat secara langsung.

Dengan pencairan insentif ini, Wali Kota berharap semangat kader Posyandu dan KB semakin menyala dalam menjalankan tugas mulia mereka.

Ia bahkan membuka peluang peningkatan insentif ke depan, seiring membaiknya kondisi keuangan daerah.

“Jika kondisi fiskal Kota Pariaman semakin kuat, peningkatan insentif kader akan menjadi perhatian serius kami,” ujarnya.

Tercatat, sekitar 994 kader Posyandu dan KB menerima insentif untuk periode Juli hingga Desember 2025, dengan rincian: kader PPKBD 71 orang, Sub PPKBD 163 orang, BKB 293 orang, BKR 190 orang, BKL 226 orang, dan UPPKA 51 orang.

Di balik angka-angka itu, tersimpan cerita pengabdian tanpa pamrih. Dan hari itu, di Balai Kota Pariaman, negara, melalui pemerintah daerah, akhirnya berkata lantang. Terima kasih, para pejuang keluarga.(r-mak).