Pariaman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat kembali menggeber penguatan sektor ekonomi nagari lewat Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tahun 2025. Sebanyak 206 pengurus, terdiri dari ketua dan bendahara KDMP se-Padang Pariaman, resmi digembleng untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam tata kelola koperasi.
Pelatihan dibuka langsung Wakil Bupati (Wabup) Rahmat Hidayat, yang sekaligus bertindak sebagai keynote speaker, pada Senin (17/11/2025). Acara terpusat di Hotel Al-Madinah Pariaman, sementara peserta lain mengikuti secara daring dari Hotel Kasandra dan Aula RM Joyo Makmur.
Pelatihan terbagi ke dalam tiga angkatan. Yakni Angkatan I di Hotel Kasandra sebanyak 68 peserta), Angkatan II di Hotel Al Madinah sebanyak 70 peserta, dan Angkatan III di Aula RM Joyo Makmur sebanyak 68 peserta.
Dalam arahannya, Rahmat Hidayat menegaskan bahwa KDMP bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi pilar strategis yang menentukan kuat tidaknya fondasi kesejahteraan masyarakat nagari. Karena itu, ia menuntut para pengurus berpikir lebih modern, transparan, dan inovatif.
“Dengan tata kelola yang baik, koperasi mampu menjadi pilar kesejahteraan nagari dan bagian dari ikhtiar besar menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Rahmat menekankan perubahan pola pikir sebagai kunci. Pengurus koperasi dituntut meninggalkan cara lama, memahami regulasi, dan menjalankan fungsi koperasi secara akuntabel. Bukan administratif semata.
Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, Hendri Satria, menjelaskan bahwa pelatihan ini disusun untuk meningkatkan kualitas SDM pengurus KDMP secara menyeluruh.
Ia jelaskan bahwa materi yang disajikan meliputi adalah Kepemimpinan & penguatan karakter pengurus, Mindset kewirausahaan, Regulasi & tata kelola koperasi, Mekanisme RAT dan penyusunan laporan pertanggungjawaban
Selama tiga hari, 17–19 November 2025, kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, hingga sesi berbagi pengalaman antar pengurus.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Padang Pariaman, serta unsur akademisi.
Pemkab Padang Pariaman berharap pelatihan ini melahirkan pengurus koperasi yang tidak hanya paham administrasi. Tetapi mampu menjadikan KDMP sebagai garda depan penggerak ekonomi lokal, dengan manajemen profesional dan visi pemberdayaan yang kuat.
Dengan penguatan kapasitas ini, KDMP diharapkan bukan sekadar bertahan, tetapi memimpin perubahan di tingkat nagari. Menghidupkan ekonomi masyarakat dari bawah, secara mandiri dan berkelanjutan.(r-bay).






